Minggu, 28 November 2021

Lazisnu Jawa Timur Bagikan 76 Payung Merah Putih Bagi PKL

Laporan oleh J. Totok Sumarno
Bagikan
Payung merah putih dari NU Care - Lazisnu Jawa Timur bagi PKL di sekitar Masjid Al Akbar Surabaya, Selasa (17/8/2021). Foto: Humas Lazisnu Jawa Timur

Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-76 Republik Indonesia ini, ditandai NU Care – Lazisnu Jawa Timur dengan membagikan 76 payung merah dan putih yang menghiasi gerobak pedagang kali lima (PKL) yang berjualan di sepanjang Jalan yang tidak jauh dari Kantor Pengurus Wilayah Nahdlaltul Ulama (PWNU) Jawa Timur ini.

Puluhan payung merah putih berdiameter sekitar dua meter ini merupakan bantuan dari NU Care-Lembaga Amil Zakat, Infaq dan Shadaqah Nahdlatul Ulama (Lazisnu) Jawa Timur untuk para PKL jalanan Surabaya. Selain bergambar logo NU Care-Lazisnu Jawa Timur, payung tersebut juga memuat logo resmi peringatan HUT ke-76 RI dengan slogan “Indonesia Tangguh, Indonesia Tumbuh”.

Mochamad Rofi’i Boenawi Sekretaris NU Care-Lazisnu Jawa Timur menyampaikan bahwa pihaknya melihat selama ini payung menjadi kebutuhan penting bagi para PKL jalanan. Dengan adanya payung ini, mereka bisa berjualan dengan segala suasana tanpa khawatir kepanasan atau kehujanan.

“Kami melihat sebagian PKL di sekitar Masjid Al-Akbar payungnya sudah lusuh dan rusak. Bahkan sebagian lagi tidak punya payung. Kebetulan karena bertepatan dengan peringatan kemerdekaan ke-76, maka kami bagikan 76 payung merah putih untuk para PKL jalanan, ” kata Rofi’i, Selasa (17/8/2021).

Rofi’i menambahkan, NU Care-Lazisnu Jawa Timur juga akan membagikan payung-payung tersebut kepada para PKL di beberapa tempat lain di Surabaya. Baginya, di masa pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) seperti ini para PKL menjadi satu diantara pihak yang sangat terdampak dan sangat membutuhkan dukungan dari berbagai pihak.

“Jangankan untuk membeli payung, kadang sebagian dari para pedagang kecil ini ada yang kesulitan untuk berjualan lagi karena kehabisan modal. Jadi kita harus terus saling peduli pada sesama, termasuk para pedagang kecil, ” tegas Rofi’i.

Selain itu, Rofi’i menambahkan, selama dua bulan terakhir NU Care-Lazisnu Jawa Timur bersama Satgas Covid-19 PWNU Jawa Timur juga telah menyalurkan berbagai program bantuan untuk masyarakat di masa PPKM. Antara lain melalui bantuan oksimeter dan paket nutrisi gratis untuk warga isolasi mandiri, bantuan biaya pendidikan untuk anak yatim korban Covid-19 serta layanan ambulans dan relawan pemulasaraan jenazah Covid-19.

Kusnari, satu di antara pedagang kaki lima, mengaku sangat bersyukur atas bantuan payung ini. Penjual sempol dan pentol di sisi utara Masjid Al-Akbar ini tak lagi khawatir kepanasan atau kehujanan saat berjualan. Ia berharap semoga payung ini bisa menjadi sarana baginya untuk terus berjualan dan semakin lancar rezekinya.(tok/ipg)

Berita Terkait

Potret NetterSelengkapnya

Suasana Unjuk Rasa di Depan Taman Pelangi Surabaya

Suasana Unjuk Rasa Menuju Kantor Bupati Gresik

Suasana Unjuk Rasa Melewati Basra

Surabaya
Minggu, 28 November 2021
28o
Kurs