Sabtu, 10 Desember 2022

Pemerintah Memperkuat Jaringan Internet Jelang Natal dan Tahun Baru

Laporan oleh Farid Kusuma
Bagikan
Ilustrasi Internet.

Pemerintah melalui Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemenkominfo) bersama berbagai pihak berupaya memperkuat jaringan internet di seluruh penjuru Tanah Air, mengantisipasi meningkatnya kebutuhan akses internet pada momen Natal dan Tahun Baru.

Ismail, Pelaksana Tugas Direktur Jenderal Penyelenggaraan Pos dan Informatika Kemenkominfo mengatakan, pandemi Covid-19 mengubah gaya hidup masyarakat, di antaranya aktivitas digital yang menjadi kebutuhan.

Terlebih pada momen hari raya atau libur nasional, masyarakat masih harus membatasi mobilitas untuk mencegah penyebaran Virus Corona.

“Penguatan infrastruktur telekomunikasi yang dilakukan, di antaranya pembangunan jaringan backbone dengan Palapa Ring, penyiapan satelit multifungsi, serta upaya menuntaskan desa-desa yang belum mendapatkan koneksi jaringan 4G,” ujarnya dalam Dialog Produktif dari Media Center Forum Merdeka Barat 9 (FMB9) dan KPCPEN, Jakarta Pusat, Selasa (14/12/2021).

Baca juga: Menkominfo Pastikan Pembangunan BTS di Wilayah 3T Tuntas 2022

Ismail menegaskan, infrastruktur telekomunikasi Indonesia sudah cukup kuat dan menjangkau seluruh wilayah terutama kawasan tertinggal, terdepan dan terluar (3T).

Seiring imbauan pemerintah kepada masyarakat untuk merayakan Natal dan tahun baru dari rumah masing-masing, maka kebutuhan bandwidth menjadi lebih besar supaya masyarakat bisa menjalankan komunikasi dan silaturahmi secara daring.

Untuk itu, Kemenkominfo bekerja sama dengan penyedia telekomunikasi meningkatkan layanan di area residensial atau perumahan yang menjadi tempat berkumpul.

Peningkatan kapasitas bandwidth, penting supaya layanan internet tidak terputus karena banyak orang yang mengakses pada waktu bersamaan.

Sehingga, pemerintah mengantisipasi dengan koordinasi untuk penambahan kapasitas bandwidth di area-area yang tinggi traffic-nya.

Berdasarkan data Kemenkominfo, peningkatan pengakses mencapai 13-20 persen, dan pada momen hari raya atau libur nasional biasanya traffic mencapai dua kali lipat dari volume normal harian.

Seiring dengan upaya penguatan infrastruktur, Ismail menegaskan pemerintah juga menekankan pentingnya peningkatan literasi digital masyarakat.

Terkait itu, Kemenkominfo punya tiga pilar untuk menuntaskan pemahaman digital supaya penggunaan internet lebih produktif.

Masing-masing, program literasi untuk kelompok masyarakat yang belum memahami literasi digital, peningkatan kompetensi bagi kelompok medium dengan melalui digital talent scholarship, serta digital literacy academy untuk para pemimpin kementerian atau lembaga termasuk BUMN dan sebagainya.

Senada dengan Ismail, Abdi Mulyanta Executive General Manager Decision Support System Telkom menyebut ada perubahan gaya hidup masyarakat dari luring menjadi
daring semasa pandemi.

Perubahan itu direspons dengan peningkatan bandwidth domestik karena terjadi penambahan jumlah pelanggan.

“Koneksi juga dipastikan lebih prima dengan cara konfigurasi jaringan,” katanya.

Baca juga: Kominfo Siapkan Internet Satelit di Posko Semeru

Mengenai Natal dan tahun baru, Abdi menyebutkan menjelang akhir tahun, pertambahan kebutuhan data sangat pesat. Sehingga, disiapkan peningkatan bandwidth dan posko untuk memastikan layanan tetap prima.

Posko berfungsi mengawal titik-titik pusat keramaian dan kantor pemerintahan, seperti daerah pusat massa (bandara, rest area, pelabuhan, dan sebagainya), tempat wisata, dan lokasi berkumpulnya warga.

Strategi itu juga dilakukan setiap tahun pada Nataru dan Idul Fitri. Sedangkan secara infrastruktur, penambahan fiber optik dan BTS juga dilakukan, selain penambahan akses.

“Paket-paket Nataru juga akan diluncurkan mulai 22 Desember agar pelanggan lebih betah di rumah,” lanjutnya.

Abdi juga mengharapkan partisipasi masyarakat untuk mendukung keamanan jaringan di lingkungan masing-masing, supaya keandalan jaringan dan kualitasnya terjaga.

Terkait kesiapan menyambut Nataru di Surabaya, Oky Yanuar Kusuma Atmaja Plt.Kepala Seksi Infrastruktur TIK Dinas Kominfo Pemkot Surabaya menyatakan pihaknya menyiapkan berbagai hal.

Di antaranya, sekitar 400 titik CCTV di lokasi vital seperti gereja, tempat umum dan kantor pemerintah, yang terhubung dengan Command Center Polrestabes Kota Surabaya, Polda Jatim, dan sebagainya, bekerja sama dengan dua provider, kualitas jaringan internet juga dipantau dan dijaga secara terus-menerus sehingga selalu siap bagi masyarakat.

Pada kesempatan itu, Tini Wartini Kepala Dinas Kominfo Kabupaten Tangerang menyoroti pentingnya upaya peningkatan literasi digital bagi masyarakat.

Selain mengikuti program literasi digital dan Kemenkominfo, pihaknya juga membentuk komunitas informasi masyarakat hingga ke tingkat desa, terutama agar masyarakat dapat memilah informasi yang benar di internet.

“Setidaknya agar masyarakat tahu ke mana bisa melihat atau membaca informasi yang benar,” ucapnya.(rid/dfn/ipg)

Berita Terkait

Potret NetterSelengkapnya

Muatan Truk Jatuh Menutup Lajur di Jalan Dupak

Menerjang Kemacetan di Jembatan Branjangan

Atap Teras Pendopo Gresik Roboh

Surabaya
Sabtu, 10 Desember 2022
31o
Kurs