Jumat, 26 Februari 2021

Pengakuan Nakes Usai Divaksinasi, Tidak Merasakan Gejala

Laporan oleh Zumrotul Abidin
Bagikan
Petugas Puskesmas Ketabang saat persiapan vaksinasi Covid-19. Foto: Istimewa

Ribuan tenaga kesehatan (nakes) Surabaya secara bertahap mengikuti vaksinasi Covid-19. Sebagian besar dari mereka, tidak mengalami kejadian ikutan pasca imunisasi (KIPI).

Nita Legiantini Purnama Sari misalnya. Seorang nakes yang bertugas di Puskesmas Ngagel Rejo itu menceritakan pengalamannya setelah disuntik vaksin Covid-19. Dokter umum yang divaksinasi pada tanggal 23 Januari 2021 itu, mengaku tidak mengalami gejala efek samping setelah disuntik vaksin.

Setelah disuntik, Nita memang tidak langsung kembali bekerja. Namun dia harus memastikan apakah ada keluhan setelah disuntik pada dirinya. Sekitar 30 menit beristirahat, rupanya tak ada satu pun gejala atau efek yang dialaminya sama sekali. Akhirnya dia putuskan kembali bertugas dengan kembali mengenakan seperangkat alat pelindung diri (APD) lengkap.

“Tidak terasa apa-apa. Panas di tempat suntikan, demam, mual, muntah, gatal-gatal, sesak, pusing semua tidak ada. Jadi saya bisa beraktivitas kembali seperti biasanya,” katanya, Senin (25/1/2021).

Bahkan, sehari setelahnya, nakes berusia 37 tahun itu, memastikan tetap tidak merasakan gejala apa pun.  Dia merasa tetap fit dan energik, sama seperti sebelum divaksinasi.

Ia menceritakan sehari sebelum suntik ada beberapa persiapan yang dilakukan mengingat setiap individu memiliki reaksi yang berbeda-beda. Mulai dari istirahat cukup, menjaga ketat protokol kesehatan (prokes) hingga mensugesti diri sendiri.

“Maka kesiapan personal pun juga berbeda tergantung kondisi masing-masing. Sejauh tidak mengalami perubahan yang signifikan itu bisa kita anggap normal. Makanya, setelah penyuntikan tidak boleh langsung meniggalkan tempat vaksin untuk melihat apakah ada KIPI (kejadian ikutan pasca imunisasi). Untuk vaksin kedua dijadwalkan pada 6 Februari,” papar dia.

Hal yang sama juga dirasakan Nanik Sulistiowati nakes yang bertugas di RSUD dr Moh Soewandhie. Ia pun mengaku tidak ada bergejala setelah disuntik vaksin pada Rabu (20/1/2021) lalu..

Nanik menceritakan pengalamannya sebelum divaksinasi. Dia mengaku terlebih dahulu mempersiapkan diri yakni sarapan, mengkonsumi vitamin dan dipastikan kondisi badan fit.

“Alhamdulillah tidak ada efek atau dampaknya. Ini sambil menunggu vaksin kedua kalinya. Yang paling penting di mana pun dan kapanpun pun tetap jaga imun,” katanya. (bid/iss/ipg)

Berita Terkait

Potret NetterSelengkapnya

Truk Tabrak Warung di Sidoarjo

Truk Terguling di Prigen

Terguling dan Muatannya Tumpah

Mobil Masuk Sungai di Jemursari

Surabaya
Jumat, 26 Februari 2021
24o
Kurs