Sabtu, 21 Mei 2022

Penyekatan dan Tes Usap Massal Berlangsung di Dua Titik Suramadu

Laporan oleh Agustina Suminar
Bagikan
penumpukan-kendaraan-di-suramadu Penyekatan mengakibatkan antrean panjang kendaraan dan menyebabkan penumpukan kendaraan di Jembatan Suramadu sampai di bentang tengah jembatan, Minggu (6/6/2021). Foto: Anton suarasurabaya.net

AKBP Ganis Setyaningrum Kapolres Pelabuhan Tanjung Perak menyampaikan skema penyekatan dan juga tes usap deteksi Covid-19 di Suramadu Senin (7/6/2021). Tes usap dilakukan di dua titik. Pertama di kawasan Bangkalan sebelum masuk Jembatan Suramadu arah Surabaya dan setelah gerbang keluar jembatan.

“Nanti dari Bangkalan akan dilakukan kegiatan-kegiatan tes usap. Masyarakat yang terjaring di Bangkalan nanti akan diberikan suatu tanda khusus yang bisa teridentifikasi oleh kami. Jadi nanti yang tidak ada tanda maka harus swab (di titik selanjutnya,red),” ujarnya ketika mengudara di Radio Suara Surabaya.

Dia menyatakan, skema yang dilakukan bekerja sama dengan Polres Bangkalan itu diterapkan agar tidak lagi ada antrean atau kemacetan di Jembatan Suramadu. Kegiatan itu, kata dia, sudah dilakukan sejak Senin pagi sampai petang.

Ganis mengatakan, berdasarkan informasi yang dia terima sudah ada sekitar 83 orang yang terkonfirmasi positif dari hasil tes usap antigen di Suramadu sejak Sabtu (5/6/2021) malam kemarin.

“Sebagian juga PCR nya sudah keluar dan sudah ada di rumah sakit,” katanya. “Kalau positif langsung segera dikirim ke rumah sakit lapangan, kemudian RS HAJI, RS Adi Husada, RSU Dr. Soetomo, dan rumah sakit rumah sakit rujukan lainnya yang ada di Surabaya.”

Pihaknya juga mengimbau masyarakat Madura untuk tidak melintas ke Surabaya jika tidak ada kepentingan mendesak. Sebisa mungkin dia berharap masyarakat untuk sementara tetap di rumah. Sementara untuk yang bekerja, dia minta mereka dapat menunjukkan dokumen-dokumen dan surat keterangan negatif antigen yang berlaku 1×24 jam.

“Jika mereka belum ada surat dokumen itu, kami akan menerapkan swab tanpa terkecuali,” kata Ganis.

Untuk mengatur lalu lintas di Jembatan Suramadu, Polres Pelabuhan Tanjung Perak akan bekerja sama dengan Polda Jatim. Sedangkan untuk petugas tes usap, Polres Tanjung Perak bekerja sama dengan pemerintah Surabaya untuk menambah jumlah tenaga kesehatan agar bisa lebih cepat demi mencegah kepadatan.

Fandi Arifin salah satu pengakses Radio Suara Surabaya melaporkan, ketika dia melintas di Jembatan Suramadu Senin pagi pukul 06.30 WIB, sudah ada petugas yang sedang bersiap-siap melakukan penyekatan.(frh/den)

Berita Terkait

Surabaya
Sabtu, 21 Mei 2022
28o
Kurs