Senin, 25 Oktober 2021

Peringati Hari Hak untuk Tahu Sedunia, 10 Desa Dapat Penghargaan Keterbukaan Informasi Publik Terbaik

Laporan oleh Ika Suryani Syarief
Bagikan
Abdul Halim Iskandar Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi (dua kiri) bersama kepala desa peraih Apresiasi Implementasi Keterbukaan Informasi Publik di Jakarta, Selasa (28/9/2021). Foto: Antara/ tangkapan layar

Ma’ruf Amin Wakil Presiden Indonesia memberikan penghargaan kepada 10 desa yang dapat menyajikan keterbukaan informasi publik terbaik kepada masyarakat luas.

Dalam peringatan Hari Hak untuk Tahu Sedunia 2021 kata Ma’ruf , ia mengucapkan selamat kepada 10 kepala desa yang telah terpilih melalui konferensi video dari Jakarta, pada Selasa (28/9/2021).

“Saya ucapkan selamat kepada 10 kepala desa yang terpilih atas kerja keras dan keberhasilannya dalam menata keterbukaan akses informasi publik di desa,” kata Wapres dalam Peringatan Hari Hak untuk Tahu Sedunia.

Dikutip dari Antara, Ma’ruf Amin berharap penyerahan sertifikat, hadiah dan piala kepada 10 desa dapat menjadikan motivasi kepada desa-desa lain untuk utamakan tentang keterbukaan informasi publik.

“Saya berharap keberhasilan ini menginspirasi desa-desa lainnya untuk berpacu membangun keterbukaan informasi dan mendorong partisipasi masyarakat menuju terciptanya tata kelola pemerintahan desa yang lebih baik,” imbuh Ma’ruf.

Sementara itu, Abdul Halim Iskandar Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi (Mendes PDTT) menyatakan bahwa hak untuk tahu bagi setiap warga negara ialah prinsip dasar untuk pemerintah bersih dan baik.

“Transparasi kepada publik merupakan salah satu prinsip clean good governance. Sudah barang tentu tujuan yang ingin dicapai dari prinsip ini ialah agar dalam menjalankan pemerintahan tidak keluar jalur,” kata Abdul Halim.

Prinsip keterbukaan informasi tersebut ialah untuk menjaring keterlibatan warga dalam membangun dan memfasilitasi warga untuk mencapai tujuan berbangsa dan bernegara.

“Semua ini kita lakukan dengan harapan agar masyarakat kita semakin hari semakin cerdas dan bisa memahami yang menjadi hak dan kewajibannya,” kata Abdul.

Adapun ke-10 desa yang mendapat apresiasi atas keterbukaan informasi publik terbaik 2021 ialah Desa Sandang di Wonogiri (Jawa Tengah), Desa Punggul di Badung (Bali), Desa Blang kolak I di Aceh Tengah (Aceh).

Selanjutnya Desa Cibiru Wetan di Bandung (Jawa Barat) dan Desa Kumbang di Lombok Timur (Nusa Tenggara Barat), Desa Kabuna di Belu (Nusa Tenggara Timur), Desa Pohea di Sanana (Maluku Utara), Desa Karangsari di Kulonpogo (Yogyakarta), Desa Kedung Sumber di Bojonegoro (Jawa Timur), dan yang terakhir Desa Teluk Kapuas di Kubu Raya (Kalimantan Barat).(ant/wld/ipg)

Berita Terkait

Potret NetterSelengkapnya

Truk Muat BBM Terbakar di Tol Pandaan

Truk Terguling di Lawang Malang

Truk Terguling Menimpa Taksi di Medaeng

Surabaya
Senin, 25 Oktober 2021
34o
Kurs