Selasa, 3 Agustus 2021

Polda Jatim Sudah Terima 14 Laporan Terkait Dugaan Kejahatan JE di SPI

Laporan oleh Manda Roosa
Bagikan
Kombes Pol Gatot Repli Handoko Kabid Humas Polda Jatim, mengatakan, ada 14 orang telah melaporkan secara resmi founder SMA SPI tersebut ke Polda Jatim, Senin (7/6/2021) Foto : Manda suarasurabaya,net

Laporan dugaan kasus kekerasan seksual, kekerasan fisik, dan eksploitasi ekonomi oleh founder SMA Selamat Pagi Indonesia (SPI) terus bertambah. Kombes Pol Gatot Repli Handoko Kabid Humas Polda Jatim mengatakan adanya sebanyak 14 orang telah melaporkan secara resmi founder SMA SPI tersebut ke Polda Jatim.

“ 14 saksi pelapor tersebut, sudah dimintai keterangan oleh penyidik, dan  masih dalam proses penyelidikan oleh Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda,” kata Gatot  di Mapolda Jatim, Senin(7/6/2021).

Selain menerima 14 laporan dari saksi, Polda juga menerima aduan melalui telepon hotline yang disediakan.

Gatot mengungkapkan, setidaknya ada 20 orang yang telah didata mengadukan dugaan kekerasan seksual, fisik dan eksploitasi ekonomi oleh JE Pendiri Sekolah SPI melalui hotline itu. “Tapi kita harus buktikan laporan itu benar atau tidak,” katanya.

Gatot mengatakan pihaknya juga sudah memanggil, Kepala Sekolah dan Pembina Sekolah SPI pada hari Senin (7/6/2021), untuk dimintai  keterangan,  sejak pagi pukul 09.00 hingga 13.00 wib.

Menanggapi hal ini, Recky Bernadus Surupandy, Kuasa Hukum JE meminta semua pihak tidak mengeluarkan opini atau pendapat yang merugikan kliennya, karena proses hukumnya masih berlangsung.

“Kami tidak akan tinggal diam dan akan mengumpulkan data dan keterangan untuk membuktikan bahwa pelaporan itu tidak benar.  JE tidak pernah melakukan apa yang dituduhkan,” tegasnya. (man/ipg)

Berita Terkait

Potret NetterSelengkapnya

Antre Sejak Pagi Buta Demi Mendapat Vaksin

Kebakaran Lahan Kosong Darmo Permai

Antrean Vaksinasi di Grand City Surabaya

Antrean Vaksinasi di Terminal 2 Juanda

Surabaya
Selasa, 3 Agustus 2021
28o
Kurs