Senin, 24 Januari 2022

Rentan Terkena Covid-19, Lansia Kelompok Prioritas Vaksinasi

Laporan oleh Manda Roosa
Bagikan
Ilustrasi. Vaksinasi lansia di Kota Surabaya. Foto: Dok. suarasurabaya.net

Lanjut Usia atau Lansia, direkomendasikan menerima vaksinasi, tidak saja vaksin covid-19, tapi juga vaksin yang lainnya. Dengan pemberian vaksin akan memperbaiki kesehatan individu usia lanjut tersebut.

“Covid-19 berdampak pada usia lanjut, karena usia lanjut lebih tinggi risikonya dibanding orang usia muda. Kalau sakit, nampak lebih berat, mortalitas lebih tinggi. Covid-19 juga berdampak pada ekonomi, psikologis, dan sosial,“ jelas dokter Novira Widajanti, Sp.PD.K-Ger dalam webinar yang diselanggarakan oleh Relawan Pendamping Rumah Sakit Lapangan Indrapura (RSLI) yang tergabung dalam Program Pendampingan Keluarga Pasien Covid-19 (PPKPC), Minggu (17/10/2021).

Dokter Novira mengatakan usia lanjut tidak hanya fisik, tapi faktor lain amat sangat mempengaruhi. Berada dalam rumah bisa membuat mereka jenuh atau bosan. Mereka tidak nyaman, sehingga susah tidur, depresi, semangat hidup berkurang. Untuk itu harus dibantu orang sekitar, bertukar kabar, bertukar cerita, tetap menjaga jarak. Mereka tetap diajak menjalankan rutinitas yang bebeda.

“Tidak saja fisik, tapi fikiran melakukan kegiatan yang bersemangat. Kuncinya harus tetap aktif. Aging proses itu pasti berjalan. Bagaimana menjadi tua tapi tetap sehat,” jelasnya.

Selain itu, usia lanjut sangat dipengaruhi status fungsionalnya. Dapat dijaga dengan asupan nutrisi yang sehat.

“Banyak buah, makan berserat dan berprotein. Stimulasi fungsi kognitif dan psikis dengan melakukan pengelolaan stres, menjaga fungsi sosial, fungsi dan aktifitas fisik, serta interaksi sosial baik ke teman, keluarga, masyarakat sekitar,” urainya.

Juga tidur yang cukup, total 6-8 jam perhari sangat menentukan kualitas hidup usia lanjut. Itu dapat mencegah munculnya komorbid pada usia lanjut. “Vaksinasi sebaiknya tetap dilakukan. Jangan takut,dan protokol kesehatan tetap dijalankan. Menua pasti, menjaga kesehatan itu harus, menjadi menua mandiri aktif produktif dan bahagia adalah pilihan. Mongo dipilih,” kata dokter Novira. (man/ipg)

Berita Terkait

Potret NetterSelengkapnya

Senja Penutup Tahun

Truk Derek Ringsek Setelah Tabrak Truk Gandeng Parkir

Suasana Unjuk Rasa di Depan Taman Pelangi Surabaya

Suasana Unjuk Rasa Menuju Kantor Bupati Gresik

Surabaya
Senin, 24 Januari 2022
26o
Kurs