Senin, 25 Januari 2021

Vaksinasi Pertama di Jatim Pindah Tempat ke Grahadi

Laporan oleh Denza Perdana
Bagikan
Simulasi pelaksanaan vaksinasi Covid-19 pertama di Grahadi, Rabu (13/1/2021). Foto: Humas Pemprov Jatim

Khofifah Indar Parawansa Gubernur Jatim yang masih menjalani isolasi mandiri karena terjangkit Covid-19, melalui Heru Tjahjono Sekdaprov Jatim menyampaikan keputusan soal vaksinasi Covid-19 pertama di Jatim.

Seperti diketahui, vaksinasi tahap pertama di tingkat provinsi di Indonesia akan dimulai besok, Kamis (14/1/2021). Sebelumnya, vaksinasi ini direncanakan akan berlangsung di RSU Dr Soetomo Surabaya.

“Kami menyampaikan arahan Ibu Gubernur, besok pagi untuk vaksinasi pertama akan dilaksanakan di Grahadi setelah pertimbangan beberapa hal,” kata Heru di Grahadi, Rabu (13/1/2021).

Salah satu pertimbangannya, kata Heru, supaya proses vaksinasi pertama di Jatim ini bisa dilihat secara langsung oleh masyarakat, siapa saja yang menerima vaksin pertama kali.

Ini sebagaimana juga sudah digelar di tingkat pemerintah pusat. Hari ini, Joko Widodo Presiden menjalani vaksinasi bersama sejumlah menteri di Istana Bogor dan disiarkan secara langsung.

“Atas pertimbangan itu, maka vaksinasi akan dilaksanakan di Gedung Negara Grahadi. Namun, arahan Bu Gubernur, segala SOP safety untuk calon penerima vaksin tetap disiapkan,” ujarnya.

Dokter Joni Wahyuhadi Ketua Rumpun Kuratif Satuan Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Jatim menjelaskan, proteksi untuk penerima vaksin berkaitan kejadian setelah vaksinasi sudah disiapkan.

“Seperti disampaikan Pak Sekda, segala proteksi terhadap kemungkinan kejadian pascavaksinasi sudah kami antisipasi. Di belakang itu ada mini ICU (intensive care unit),” katanya.

Tidak hanya itu, tim medis penyelenggara imunisasi pertama di Jatim juga sudah menyiagakan ambulans di belakang bangunan yang siap merujuk penerima vaksin langsung ke RSUD Dr Soetomo.

“Kalau terjadi hal yang tidak diinginkan. Ambulans itu kami siapkan. Walaupun angka kejadian (pascavaksinasi) itu kecil, tapi perlu kami perlu menyiapkan kewaspadaan,” ujar pria yang juga Dirut RSU Dr Soetomo itu.

Teknisnya, orang-orang yang jadi sasaran vaksinasi pertama di Jatim, nantinya akan melalui sejumlah meja dari mulai meja pendaftaran ulang, pemeriksaan, vaksinasi, sampai meja observasi pascavaksinasi.

“Tadi, kita semua sudah melihat bagaimana vaksinasi dilakukan terhadap Bapak Presiden di Istana Bogor. Ada empat meja kami siapkan di sini (Grahadi), seperti yang sudah tertata ini,” katanya.

Sayangnya, Joni bilang, sampai sekarang, belum semua nama yang sudah diusulkan Pemprov Jatim menjadi penerima pertama vaksin mendapatkan SMS dari Kemenkes sebagai tiket untuk menjalani vaksinasi.

“Siapa saja besok yang akan divaksinasi, masih menunggu keputusan dari Kementerian Kesehatan. Karena memang vaksin ini datanya hanya satu, di kementerian kesehatan, di Subdit Vaksin,” ujarnya.(den/tin/lim)

Berita Terkait

Potret NetterSelengkapnya

Tiang ‘Doyong’ ke Jalan

Yok, Dorong Yok

Pak Nunut Pak …

Jelang Tol Manyar Banjir

Surabaya
Senin, 25 Januari 2021
30o
Kurs