Kamis, 7 Juli 2022

Gubernur Jatim Beri Dukungan Moril bagi Korban Kecelakaan Bus Tol Sumo

Laporan oleh Dhafintya Noorca
Bagikan
Khofifah Indar Parawansa Gubernur Jawa Timur saat mengunjungi korban yang dirawat di RS Citra Medika, Selasa (17/5/2022). Foto: Humas Pemprov Jatim

Khofifah Indar Parawansa Gubernur Jawa Timur menjenguk lima orang korban kecelakaan bus pariwisata di Tol Sumo yang dirawat di Rumah Sakit Citra Medika, Sidoarjo, Selasa (17/5/2022).

Sembari menyatakan rasa duka cita dan prihatin yang mendalam, Khofifah juga memberikan dukungan moril kepada keluarga korban yang sedang menunggu di rumah sakit tersebut.

Panjenengan (anda) bagaimana kondisinya? sudah membaik, ya pak?,” tanya Khofifah kepada Bayu Ardianto (31) salah satu korban.

Orang nomor satu di Jawa Timur itu juga menjamin rumah sakit memberikan pelayanan terbaik bagi korban.

“Tim dokter akan menangani dengan baik, semoga jenengan bersama istri lekas sembuh dan kembali sehat,” imbuhnya.

Khofifah mengaku lega dan bersyukur, para pasien sudah mendapat tindakan medis secara maksimal, meskipun masih ada sebagian yang masih menjalani observasi dari pihak rumah sakit.

“Tentu doa kita bagi yang dirawat bisa mendapat kekuatan secara psikologis melalui layanan kesehatan yang terbaik sehingga lekas sembuh,” ungkapnya.

Sementara untuk 14 korban meninggal, lanjut Khofifah, berdasarkan informasi yang diterima dari Rivan Dirut Jasa Raharja, yang turut mendampingi kunjungan di rumah sakit, sudah diberikan santunan kematian dari Jasa Raharja pada Selasa pagi.

“Kami menyampaikan rasa duka cita mendalam. Semoga seluruh ibadahnya diterima Allah dan khilafnya diampuni Allah,” ungkapnya lagi.

Terkait insiden kecelakaan, Khofifah menyampaikan tim traffic accident Polda Jatim masih melakukan proses investigasi.

“Kita menunggu hasil tuntas dari Polda Jatim yang sedang melaksanakan tugas,” tuturnya.

Menurutnya, keselamatan armada selama arus mudik maupun arus balik, koordinasi antara Pemprov Jatim melalui Dishub, Dinkes dengan jajaran Polda dan jajaran Kodam serta jajaran instansi terkait lainnya bekerja sangat detail. Namun ia melanjutkan, justru musibah datang pascamudik.

“Ini menjadi perhatian penting untuk kehati-hatian bagi kita semua baik armada dan awak armada tetap harus dalam kondisi prima ketika mengendarai kendaraan baik untuk keluarga maupun publik,” tandasnya.

Lebih lanjut, ia memastikan akan mengikuti tahlil bersama untuk mengirim doa bagi korban yang meninggal. Ia berharap, kehadirannya dapat memberikan tambahan kekuatan secara psikologis, serta keikhlasan dan kesabaran bagi keluarga yang ditinggalkan.

“InsyaAllah nanti malam saya akan menghadiri tahlil dan berdoa bersama bagi yang meninggal di Benowo, Surabaya,” pungkasnya.

Sebelumnya, bus pariwisata PO Ardiansyah ini terkonfirmasi mengangkut 33 orang, rinciannya penumpang sebanyak 31 orang dan 2 orang masing-masing sopir utama serta sopir pengganti. Mereka melakukan perjalanan dari Yogyakarta menuju Surabaya. Namun, kejadian nahas terjadi setelah bus menabrak Variable Message Sign (VMS) atau papan imbauan di Tol Mojokerto-Surabaya KM 712 pada Senin (16/5/2022) pukul 06.15 WIB.

Dalam kunjungannya, Khofifah didampingi dr Wachidah Rachmania Dirut RS Citra Medika , Rivan Achmad Purwantono Dirut Jasa Raharja dan Joni Wahyuadi Direktur RSUD Dr Soetomo.(lta/dfn/ipg)

Berita Terkait

Surabaya
Kamis, 7 Juli 2022
27o
Kurs