Rabu, 1 Februari 2023

Joe Biden Dijadwalkan Mengunjungi Indonesia 13-16 November

Laporan oleh Dhafintya Noorca
Bagikan
Joe Biden Presiden berbicara dengan Joko Widodo Presiden setelah pertemuan bilateral di Glasgow, Skotlandia, pada 1 November 2021. Foto: Gedung Putih

Gedung Putih menyampaikan Joe Biden Presiden Amerika Serikat akan berkunjung ke Indonesia pada 13-16 November 2022 untuk menghadiri KTT G20 di Bali.

Sebelum ke Indonesia, ujar kantor presiden AS itu, Biden akan melawat ke Mesir dan Kamboja.

Di Bali, Presiden AS akan bekerja sama dengan mitra-mitranya untuk menangani berbagai tantangan utama, seperti perubahan iklim serta dampak global perang di Ukraina –termasuk soal keamanan serta daya beli energi dan makanan, kata Gedung Putih, Jumat (28/10/2022) dalam sebuah pernyataan yang dilaporkan Antara.

Biden pada kesempatan itu juga akan membahas serangkaian prioritas lainnya terkait upaya pemulihan ekonomi global.

Sementara itu dalam lawatannya ke Mesir, Biden akan berpartisipasi dalam pertemuan puncak Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) menyangkut perubahan iklim, COP27.

Dalam KTT yang akan berlangsung pada 11 November itu, Biden akan menyampaikan seruan kepada dunia agar bertindak “dalam dasawarsa yang menentukan ini”, kata kantornya.

Dari Mesir, ujar Gedung Putih, Biden akan melakukan lawatan ke Kamboja pada 12-13 November untuk menghadiri KTT AS-ASEAN serta KTT Asia Timur.

Selama di Kamboja, Biden akan menegaskan komitmen abadi Amerika Serikat bagi Asia Tenggara, sekaligus menggarisbawahi nilai penting kerja sama AS-ASEAN dalam memastikan keamanan dan kesejahteraan di kawasan itu, kata Karine Jean-Pierre juru bicara Gedung Putih.

Gedung Putih juga mengungkapkan bahwa Kamala Harris Wakil Presiden AS akan melakukan lawatan ke Asia dan Afrika Utara setelah rangkaian kunjungan Biden tersebut.

Harris juga akan berangkat ke Bangkok, ibu kota Thailand, untuk menghadiri KTT Forum Kerja Sama Ekonomi Asia-Pasifik (APEC) pada 18-19 November dan menekankan komitmen AS pada kerja sana ekonomi di kawasan Indo-Pasifik.

Selain itu, kata Gedung Putih, Harris juga akan berkunjung ke Manila, Filipina, untuk melakukan pertemuan dengan para pemimpin pemerintah dan perwakilan masyarakat madani.(ant/dfn/ipg)

Berita Terkait