Kamis, 2 Februari 2023

Pemkot Surabaya Relokasi Ratusan PKL Masjid Al Akbar ke Pasar Jambangan

Laporan oleh Billy Patoppoi
Bagikan
Suasana Pasar Rakyat Jambangan Kota Surabaya, Minggu (13/11/2022). Foto: surabaya.go.id

Ratusan pedagang kaki lima (PKL) yang selama ini berjualan di sekitar Masjid Nasional Al Akbar Kota Surabaya, Jawa Timur (Jatim), telah direlokasi pemerintah setempat ke Pasar Rakyat Jambangan.

Eri Cahyadi Wali Kota Surabaya mengatakan, PKL yang selama ini berjualan di sekitar Masjid Al-Akbar sudah dimasukkan ke pasar yang masuk wilayah Jambangan.

“Pasar itu memang kami peruntukkan untuk warga Surabaya. Sehingga nanti Insya Allah kalau masyarakat keliling di Masjid Al-Akbar dan ingin menikmati kuliner yang selama ini ada di sekitar masjid, maka bisa langsung ke Pasar Rakyat Jambangan,” kata Eri dilansir surabaya.go.id.

Dia juga memastikan di pasar rakyat tersebut ada tempat permainan anak-anak, kuliner makanan dan minuman, serta berbagai produk UMKM Surabaya.

Oleh karena itu, ke depan Pemkot Surabaya terus melakukan perbaikan di tempat tersebut.

“Saya berharap akhir bulan ini bisa lebih baik lagi dan bahkan sempurna Pasar Rakyat,” ujar dia.

Wali Kota Surabaya juga berharap, PKL lain yang mau dimasukkan ke Pasar Rakyat Jambangan segera diproses. Karena, sejak awal dia sudah menyampaikan kepada jajaran pemkot untuk menata sebaik-baiknya para PKL.

“Kalau masih ada yang di luar, ayo ditata dengan baik, jangan sampai mereka diusir-usir terus, kasihan juga, apalagi mereka juga warga Kota Surabaya,” tegasnya.

Sementara itu, Fauzie Mustaqiem Yos Kepala Dinas Koperasi UKM dan Perdagangan Kota Surabaya mengatakan, sampai sekarang sudah ada sekitar 348 pedagang yang menempati stan di Pasar Rakyat Jambangan.

“Jumlah itu tidak menutup kemungkinan akan terus bertambah karena fasilitas di tempat tersebut sudah memadai,” kata dia.

Menurutnya, sebelum para PKL berjualan, pihaknya sudah memperbaiki lahan kosong yang berada di sisi utara Masjid Al-Akbar. Tempat itu pun kini diberi nama Pasar Rakyat Jambangan.

Yos melanjutkan, Pemerintah Kota Surabaya memasang paving dan melengkapi penerangannya. Dia menjamin akan terus ada perbaikan-perbaikan, termasuk rombong yang sudah kurang layak.

“Nanti kami bantu supaya lebih layak. Mudah-mudahan ini semakin mempermudah mereka dalam mencari rezeki,” pungkasnya. (bil/rid)

Berita Terkait