Suriah dan Irak resmi menandatangani nota kesepahaman (MoU) untuk memulihkan jalur pipa minyak Kirkuk-Baniyas yang telah lama tidak beroperasi.
Proyek tersebut diharapkan menghidupkan kembali salah satu jalur ekspor minyak strategis menuju kawasan Mediterania sekaligus memperkuat konektivitas energi di Timur Tengah.
Muhammad al-Bashir Menteri Energi Suriah mengatakan, kesepakatan itu menjadi langkah penting dalam mengaktifkan kembali jalur pipa yang selama puluhan tahun menjadi salah satu rute utama distribusi minyak di kawasan.
“Kami menandatangani nota kesepahaman dengan negara sahabat kami, Republik Irak, untuk merestorasi pipa Kirkuk-Baniyas,” ujar al-Bashir dilansir dari Antara, Sabtu (18/7/2026).
Ia menilai proyek tersebut akan memperkuat posisi Suriah sebagai koridor energi regional serta membuka kembali jalur transit minyak yang memiliki nilai strategis bagi kedua negara.

NOW ON AIR SSFM 100

