Selasa, 5 Juli 2022

Pemudik Diimbau Hindari Perjalanan Kembali ke Jabotabek pada 6-8 Mei

Laporan oleh Billy Patoppoi
Bagikan
Suasana arus lalu lintas di Gerbang Tol Cikampek Utama Jalan Tol Jakarta-Cikampek. Foto: Humas Jasa Marga

PT Jasa Marga (Persero) Tbk mengimbau pemudik untuk menghindari perjalanan kembali ke Jabotabek pada 6 sampai dengan 8 Mei 2022.

Dwimawan Heru Corporate Communication and Community Development Group Head Jasa Marga mengatakan, selain hari Minggu, peningkatan lalu lintas juga diprediksi sudah terjadi pada Jumat-Sabtu (6-7 Mei 2022).

Peningkatan arus lalu lintas tersebut, diprediksi tidak akan jauh berbeda dengan puncak arus balik pada 8 Mei 2022.

“Untuk mewujudkan perjalanan yang lebih nyaman, kami mengimbau dan memohon kerja sama pengguna jalan untuk kembali ke Jabotabek sebelum 6-8 Mei 2022,” ujar Heru dalam keterangan tertulis, Rabu (4/5/2022) dikutip Antara.

Jasa Marga memprediksi puncak arus balik menuju Jabotabek dalam rangka libur Hari Raya Idulfitri 1443 Hijriah, jatuh pada H+5 atau pada hari Minggu (08/05/2022). Prediksi untuk jumlah kendaraan yang kembali ke Jabotabek pada hari tersebut adalah sebanyak 269.444 kendaraan, naik 53,6 persen dari lalu lintas normal periode November 2021.

Angka prediksi tersebut merupakan kumulatif lalu lintas yang diperkirakan menuju Jabotabek di beberapa Gerbang Tol (GT) barrier/utama, yakni GT Cikampek Utama & GT Kalihurip Utama (arah Trans Jawa dan Bandung), GT Cikupa (arah Merak) dan GT Ciawi (arah Puncak).

Prediksi dari arah Timur mencapai 64,64 persen dari total keseluruhan. Sementara itu, untuk dari arah Barat sebesar 21,35 persen dan dari arah Selatan sebesar 14,02 persen.

Heru menekankan, bahwa distribusi dari arah timur menuju ke arah Jakarta yang mencapai 64,64 persen tersebut, mayoritas akan berasal dari Trans Jawa dan Bandung yang menuju Jabotabek via GT Cikampek Utama dan GT Kalihurip Utama pada hari Minggu, yaitu sekitar 174.157 kendaraan, meningkat 104,4 persen dibandingkan dengan lalu lintas normal.

Jasa Marga akan terus berkoordinasi dengan pihak Kepolisian untuk pemberlakuan rekayasa lalu lintas, seperti contraflow hingga one way, serta menempatkan petugas di lokasi rawan kepadatan.

Langkah tersebut, untuk menghindari kepadatan pertemuan dua lalu lintas Jalan Tol Cipularang dan Jalan Tol Jakarta-Cikampek arah Jakarta di Simpang Susun Dawuan Km 66, serta kepadatan jelang akses masuk dan keluar rest area Km 62 dan Km 52. (ant/bil/iss)

Berita Terkait

Surabaya
Selasa, 5 Juli 2022
27o
Kurs