Kamis, 8 Desember 2022

Presiden dan Sejumlah Menteri Matangkan Persiapan KTT G20

Laporan oleh Farid Kusuma
Bagikan
Joko Widodo Presiden kembali memimpin rapat bersama jajaran kabinetnya untuk mematangkan berbagai persiapan pelaksanaan KTT G20, di Istana Merdeka, Jakarta, Senin (3/10/2022). Foto: Biro Pers Setpres

Joko Widodo Presiden kembali memimpin rapat bersama jajaran kabinetnya untuk mematangkan berbagai persiapan pelaksanaan Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) G20, di Istana Merdeka, Jakarta, Senin (3/10/2022).

Airlangga Hartarto Menteri Koordinator bidang Perekonomian dalam keterangannya mengatakan, rapat terbatas itu membahas persiapan baik dari segi substansi mau pun teknis.

“Substansi sudah disampaikan Indonesia salah satu yang working group engagementnya hampir selesai semuanya,” ujarnya di Kompleks Istana Kepresidenan Jakarta.

Dalam pertemuan Jalur Sherpa (sherpa meeting), lanjut Jokowi, masih akan dibahas substansi seputar ekonomi, kesehatan, dan keuangan.

Menurutnya, dalam rapat tersebut, para menteri juga menyampaikan laporan kepada Presiden mengenai format dan bentuk laporan akhir nanti.

“Tadi disampaikan ke Bapak Presiden dan pada prinsipnya persetujuan mengenai format dan bentuk laporan akhir yang masih akan dibahas di dalam empat putaran sous-sherpa di bidang kegiatan-kegiatan dari konten,” imbuhnya.

Selain itu, rapat membahas kesiapan di Bali juga detail sesi acara KTT G20. Airlangga menambahkan, Indonesia berharap keseluruhan pembahasan para pemimpin negara G20 sederhana dan bisa dirangkum dalam 34 paragraf.

“Ini sudah mulai dipersiapkan. Memang beberapa negara, terutama negara-negara maju, masih mendorong supaya masalah yang terkait dengan Ukraina menjadi kesepakatan bersama. Sementara, kami ingin itu masuk dalam leaders declaration,” jelasnya.

Untuk memastikan kesiapan Bali sebagai tuan rumah, Presiden rencananya meninjau langsung lokasi pelaksanaan pertemuan G20 besok lusa.

Jokowi juga ingin memastikan detail agenda pertemuan karena agenda KTT G20 berdekatan waktunya dengan pertemuan internasional lainnya yaitu KTT ASEAN dan APEC.

“Jadi, dari segi teknis mau pun format ini masih ada pembahasan yang harus didalami lagi. Namun, dari segi kesiapan, Bapak Presiden sendiri akan meninjau ke Bali untuk mengecek detailnya. Agenda G20 nanti sangat berhimpitan dengan agenda ASEAN sebelumnya, agenda G20, dan agenda APEC. Sehingga, jadwal di bulan November nanti akan sangat padat,” tandasnya.(rid/ipg)

Berita Terkait

Potret NetterSelengkapnya

Muatan Truk Jatuh Menutup Lajur di Jalan Dupak

Menerjang Kemacetan di Jembatan Branjangan

Atap Teras Pendopo Gresik Roboh

Surabaya
Kamis, 8 Desember 2022
25o
Kurs