Sabtu, 20 Agustus 2022

Ridwan Kamil Sampaikan Sepenggal Kisah Tentang Anaknya di Pemakaman

Laporan oleh Billy Patoppoi
Bagikan
Pelayat melihat foto almarhum Eril. Foto: Instagram jabarprovgoid

Ridwan Kamil Gubernur Jawa Barat (Jabar) menyampaikan sepenggal cerita tentang Emmeril Kahn Mumtadz atau Eril anak sulungnya, seusai prosesi pemakaman di Kampung Geger Beas, Desa Cimaung, Kecamatan Cimaung, Kabupaten Bandung, Provinsi Jawa Barat, Senin (13/6/2022).

“Izinkan saya menyampaikan sepenggal rasa cinta, siapa itu Eril dan hikmah dari kepergian Eril,” kata Ridwan mengawali ceritanya yang dikutip Antara.

Gubernur Jabar menceritakan bagaimana 14 hari masa pencarian Eril terasa begitu panjang dan melelahkan, serta bagaimana keluarga akhirnya menerima kepergian Eril dengan hati lapang dan memetik pelajaran dan hikmah dari kejadian itu.


Ridwan Kamil Gubernur Jawa Barat saat menyampaikan sambutan pada pemakaman anak Emmeril Kahn Mumtadz atau Eril, di kompleks Islamic Center, Kampung Geger Beas, Desa Cimaung, Kecamatan Cimaung, Kabupaten Bandung, Jawa Barat, Senin (13/6/2022). Foto: Antara

Dia juga mengemukakan bahwa amal anak sulungnya dalam masa 23 tahun hidupnya, ternyata sudah memadai untuk mendatangkan kecintaan dari banyak orang.

“23 tahun memang belum cukup untuk menghasilkan karya-karya yang besar, namun terbukti ternyata memadai untuk menjadi manusia yang dicintai dengan akbar,” katanya.

“Kami belajar tentang hidup yang tidak semata terdiri atas lamanya hari, tetapi tentang tiap hela nafas yang dipakai untuk berbuat baik. Walaupun hal kecil dalam sehari-hari,” tambahnya.

Selain itu, Ridwan Kamil menyampaikan bahwa keluarga mengikhlaskan kepergian Eril karena menyadari bahwa Allah SWT telah mencukupkan amalnya dan menutup kemungkinan bertambah kekhilafannya.

“Mungkin akan berat, tapi kami sudah menyiapkan hati, kalau kami tidak akan pernah melihat jasadnya untuk terakhir kali. Kami sangat bersyukur dianugerahi seorang putra yang dalam hidupnya, bahkan dalam pulangnya, masih mendatangkan cinta kepada kami sang orang tua,” katanya.

Gubernur Jabar menyampaikan terima kasih kepada warga dari berbagai daerah yang mendoakan Eril, yang lahir di New York dan meninggal dunia di Swiss. Dia juga berterima kasih kepada semua pihak yang membantu upaya pencarian Eril serta proses pemulangan jenazahnya dari Swiss ke Indonesia.

“Terima kasih atas segala doa yang dipanjatkan, semoga Allah membalas berlipat-lipat. Atas nama keluarga, saya haturkan terima kasih kepada Bapak Presiden, Bapak Wapres, para menteri, para gubernur dan Forkominda Jabar, Kabupaten Bandung. Kepada keluarga, sanak saudara kami yang selalu hadir dan mendoakan. Dan juga kepada teman-teman sahabat Eril, alim ulama, tokoh masyarakat,” kata dia.

Sebelumnya, Eril terseret arus Sungai Aare di Kota Bern, Swiss, pada 26 Mei 2022, sementara jenazahnya ditemukan di Bendungan Engehalde di Kota Bern pada 8 Juni 2022.

Jenazah Eril, yang tiba di Indonesia pada Minggu (12/6/2022), disemayamkan dan disolatkan di Gedung Pakuan di Kota Bandung, dan kemudian dibawa ke Kabupaten Bandung untuk dimakamkan di wilayah Kecamatan Cimaung pada Senin. (ant/bil/ipg)

Berita Terkait

Potret NetterSelengkapnya

Langit Sore di Grand Pakuwon

Suatu Sore di Sembayat Gresik

Sore yang Macet di Raya Nginden

Peserta Pawai Taaruf YPM Sidoarjo di Sepanjang

Surabaya
Sabtu, 20 Agustus 2022
24o
Kurs