Selasa, 27 Februari 2024

500.000 Warga Palestina di Gaza Berisiko Kelaparan Imbas Serangan Israel

Laporan oleh Muhammad Syafaruddin
Bagikan
Pemandangan bangunan yang rusak di Gaza setelah gencatan senjata antara Israel dan Hamas berakhir pada Sabtu (2/12/2023). Foto: Reuters

Setengah juta warga Palestina berisiko mengalami bencana kelaparan dan kehausan di sejumlah kota yang terus diserang oleh pasukan Israel. Hal ini diumumkan Pemerintah Kota Gaza pada Sabtu (9/12/2023).

Pemerintah Kota Gaza menggambarkan situasi kemanusiaan di Gaza sebagai bencana lantaran militer Israel secara sengaja menargetkan infrastruktur pangan dan air.

“Situasi kemanusiaan di Gaza menimbulkan bencana,” kata Hosni Muhanna juru bicara Pemkot Gaza dilansir Antara pada Minggu (10/12/2023).

Muhanna mengemukakan, krisis bahan bakar berdampak kepada terganggunya proses evakuasi korban luka dan pengangkutan jenazah.

“Sejumlah alat konstruksi dan kendaraan rusak karena Israel menargetkan garasi Pemerintah Kota Gaza,” kata Muhanna.

“Kami tak dapat menyediakan air ke Rumah Sakit Al-Shifa. Krisis air dan makanan di pusat-pusat penampungan meningkat karena jumlah orang yang datang melebihi kapasitas,” imbuhnya.

Muhanna menyebut infrastruktur terkait pangan dan air tersebut sengaja ditargetkan. Selain itu, ia menilai tidak mungkin membersihkan limbah yang meluap dari selokan akibat dari kondisi kekurangan bahan bakar yang dialami. (ant/saf/iss)

Berita Terkait

Potret NetterSelengkapnya

Truk Trailer Mogok, Jembatan Branjangan Macet Total

Kecelakaan Truk Box dan Motor di Sukorejo Pasuruan

Tetap Nyoblos Meski TPSnya Banjir

Bus Tabrak Tiang Listrik di Sukodadi Lamongan

Surabaya
Selasa, 27 Februari 2024
25o
Kurs