Jumat, 12 Juni 2026

Jokowi Minta Media Massa Mengawal Pelaksanaan Pemilu yang Jujur dan Adil

Laporan oleh Farid Kusuma
Bagikan

Joko Widodo Presiden meminta media massa mengawal proses Pemilihan Umum (Pemilu) 2024 secara demokratis, jujur dan adil.

Selain itu, Kepala Negara berharap media massa tetap berpegang teguh pada idealisme dan objektivitas, supaya produk beritanya tidak memicu polarisasi di masyarakat.

Presiden mengingatkan, media massa harus tetap menjadi pilar demokrasi keempat, dan menjadi referensi utama buat publik dalam urusan informasi.

Pernyataan tersebut disampaikan Jokowi, hari ini, Kamis (9/2/2023), pada acara puncak peringatan Hari Pers Nasional tahun 2023, di Deli Serdang, Sumatera Utara.

“Media massa harus mendorong pelaksanaan pemilihan umum agar berjalan jujur, adil, dan meneguhkan persatuan Indonesia,” ujarnya.

Pada kesempatan itu, Presiden bilang dunia pers dalam kondisi tidak baik-baik saja lantaran semakin banyak media informasi digital yang mengesampingkan kualitas isi dan jurnalisme autentik.

Penyebaran informasi di era teknologi digital, lanjut Jokowi, didominasi media tanpa redaksi yang kebanyakan dikendalikan kecerdasan buatan atau artificial intelligence.

RI 1 khawatir kehadiran media yang cuma mementingkan sisi komersial akan menghilangkan jurnalisme yang bertanggung jawab.(rid)

Berita Terkait


Potret NetterSelengkapnya

Pelangi Diujung Pagi Surabaya

Mobil Masuk Saluran Air

Perjalanan Menuju Arafah

Gerbang King Abdulaziz Masjidil Haram

Surabaya
Jumat, 12 Juni 2026
27o
Kurs