Rabu, 28 Februari 2024

Kapal TNI AL dari Jawa Timur Angkut Bantuan untuk Gaza Palestina

Laporan oleh Risky Pratama
Bagikan
Kapal TNI Angkatan Laut (AL) jenis KRI dr. Radjiman Wedyodiningrat mengangkut seluruh bantuan kemanusiaan dari Jawa Timur untuk Gaza Palestina, Surabaya, Selasa (28/11/2023). Kapal berangkat dari Dermaga Ujung Koarmada II, Surabaya. Foto: Risky suarasurabaya.net Kapal TNI Angkatan Laut (AL) jenis KRI dr. Radjiman Wedyodiningrat mengangkut seluruh bantuan kemanusiaan dari Jawa Timur untuk Gaza Palestina, Surabaya, Selasa (28/11/2023). Kapal berangkat dari Dermaga Ujung Koarmada II, Surabaya. Foto: Risky suarasurabaya.net

Kapal TNI Angkatan Laut (AL) jenis KRI dr. Radjiman Wedyodiningrat hari ini, Selasa (28/11/2023) mengangkut seluruh bantuan kemanusiaan untuk Gaza Palestina dari Jawa Timur.

“Alhamdulillah, bantuan masyarakat dari berbagai elemen yang ada di Jatim, melalui Pemerintah Provinsi (Pemprov), Kodam Brawijaya hingga Polda Jatim, sudah ada di Koarmada II. Dan kapal ini akan membawa bantuan masyarakat ke Gaza,” ucap Laksamana Muda Yayan Sofyan Panglima Komando Armada (Koarmada) II di Dermaga Ujung Koarmada II, pada Selasa (28/11/2023).

Laksamana Muda Yayan Sofyan Panglima Komando Armada (Koarmada) II saat pemberangkatan seluruh bantuan kemanusiaan untuk Gaza Palestina di Dermaga Ujung Koarmada II, Surabaya, Selasa (28/11/2023). Foto: Risky suarasurabaya.net
Laksamana Muda Yayan Sofyan Panglima Komando Armada (Koarmada) II saat pemberangkatan seluruh bantuan kemanusiaan untuk Gaza Palestina di Dermaga Ujung Koarmada II, Surabaya, Selasa (28/11/2023). Foto: Risky suarasurabaya.net

Ia mengatakan bahwa saat ini, warga Gaza Palestina mulai dari balita, anak-anak hingga orang tua sangat membutuhkan bantuan untuk mendukung berlangsung hidup di sana.

“Saudara-saudara kita, anak-anak kecil, bayi, perlu sekali bantuan, seperti kebutuhan air bersih, makanan, pakaian, dan lain-lain,” ucapnya.

Tetapi, ia mengatakan bahwa tidak semudah yang dibayangkan menyalurkan bantuan ke wilayah konflik. Karena menurutnya, banyak hal yang harus dipikirkan, salah satunya siapa yang bersedia untuk menjadi penghubung penyaluran bantuan tersebut di Gaza.

“Itu yang hingga saat ini masih kita jajaki. Sehingga seluruh bantuan, bisa terkirim dan bisa diterima oleh warga Gaza,” katanya.

Sementara itu, kapal bantu rumah sakit KRI dr. Radjiman Wedyodiningrat yang sebelumnya berwarna abu-abu. Saat ini, sudah dicat menjadi warna putih dan memiliki tanda red cross. Sehingga, telah berubah menjadi kapal netral yang tidak boleh ditembak sesuai dengan aturan internasional tentang perang.

“Karena tentu kita harus mengupayakan keselamatan personel kita dan muatan yang ada bisa sampai dan aman,” ucapnya.

Kapal TNI Angkatan Laut (AL) jenis KRI dr. Radjiman Wedyodiningrat yang mengangkut bantuan untuk Gaza Palestina saat berada di Dermaga Ujung Koarmada II, Surabaya, Selasa (28/11/2023). Foto: Risky suarasurabaya.net
Kapal TNI Angkatan Laut (AL) jenis KRI dr. Radjiman Wedyodiningrat yang mengangkut bantuan untuk Gaza Palestina saat berada di Dermaga Ujung Koarmada II, Surabaya, Selasa (28/11/2023). Foto: Risky suarasurabaya.net

Seperti diketahui, kapal TNI AL itu, dari Surabaya akan terlebih dahulu menuju Jakarta untuk menyatukan semua bantuan dari berbagai daerah di Indonesia untuk Palestina. Setelah itu, kapal baru akan berlayar untuk mengirimkan bantuan Gaza Palestina.(ris/and/ipg)

Berita Terkait

Potret NetterSelengkapnya

Truk Trailer Mogok, Jembatan Branjangan Macet Total

Kecelakaan Truk Box dan Motor di Sukorejo Pasuruan

Tetap Nyoblos Meski TPSnya Banjir

Bus Tabrak Tiang Listrik di Sukodadi Lamongan

Surabaya
Rabu, 28 Februari 2024
26o
Kurs