Senin, 22 Juli 2024

144 Jemaah Haji Meninggal Selama di Tanah Suci, Terbanyak Karena Penyakit Jantung

Laporan oleh Restu Indah
Bagikan
Jemaah haji Indonesia melaksanakan lempar jumrah di Mina pada Senin (17/6/2024). Foto: Restu Indah suarasurabaya.net

Kementerian Kesehatan (Kemenkes) RI mengonfirmasi ada sebanyak 144 jemaah Haji Indonesia telah meninggal dunia selama pelaksanaan ibadah haji di Tanah Suci Arab Saudi.

Siti Nadia Tarmizi Kabiro Komunikasi dan Pelayanan Publik Kemenkes menjelaskan data ini mencakup jemaah yang meninggal di berbagai lokasi, yakni di Makkah, Jeddah, Madinah, Arafah dan Mina.

“Jemaah haji yang meninggal tercatat di rumah sakit, pos kesehatan, hotel, dalam perjalanan menuju rumah sakit, di masjid, dan juga di Jamarat,” kata Nadia dalam keterangannya, Kamis (20/6/2024) waktu Saudi.

Dari data tersebut, penyebab kematian terbanyak didominasi penyakit jantung kronis sebanyak 39 orang, shock septik 20 orang, shock kardiogenik 18 orang, acute respiratory distress syndrome 15 orang, aritmia jantung 11 orang, shock hipovolemik enam orang, pneunomia lima orang, pendarahan intracebral lima orang, emboli paru-paru tiga orang, dan gagal nafas akut tiga orang.

Belum ada rincian lebih lanjut apakah kondisi panas ekstrem atau heatstroke juga menjadi faktor pemicu dalam beberapa kasus tersebut.

Suhu ekstrem sendiri di Saudi mencapai 51 derajat Celsius selama puncak musim haji, yang menambah tantangan bagi para jemaah dalam melaksanakan ritual penting seperti lempar jumrah di Jamarat.

Kemenkes selanjutnya terus memantau perkembangan situasi kesehatan jemaah haji pasca-puncak ibadah, dengan komitmen untuk memberikan informasi terbaru kepada masyarakat. (rst/bil/ipg)

Berita Terkait

..
Potret NetterSelengkapnya

Pipa PDAM Bocor, Lalu Lintas di Jalan Wonokromo Macet

Perahu Nelayan Terbakar di Lamongan

Surabaya
Senin, 22 Juli 2024
31o
Kurs