Senin, 17 Juni 2024

Kemenag Imbau Masyarakat Tidak Tergiur Paket Murah Umrah dan Haji Khusus

Laporan oleh Muhammad Syafaruddin
Bagikan
Ilustrasi jemaah haji Indonesia melempar jumrah di Mina. Foto: Kemenag

Kementerian Agama (Kemenag) mengimbau masyarakat untuk waspada dengan tawaran paket murah biaya untuk umrah dan haji khusus.

“Sekarang ini tidak kurang ada 2.573 travel yang melayani umrah ke Tanah Suci. Jangan tergiur dengan paket murah, bisa dicek apakah biro perjalanan yang menawarkan tersebut termasuk sudah berizin atau belum,” kata Jaja Jaelani Direktur Bina Umrah dan Haji Khusus Kemenag dalam keterangan resminya, Minggu (24/3/2024) malam.

Jaja Jaelani meminta masyarakat melakukan cek dan ricek dengan paket harga yang ditawarkan. Untuk melihat daftar penyelenggara umrah atau haji khusus yang berizin, masyarakat diminta cek di SISKOPATUH (Sistem Komputerisasi Pengelolaan Terpadu Umrah dan Haji Khusus).

Jaja mengimbau masyarakat tidak mudah tergiur tawaran harga paket murah yang di bawah harga referensi.

Publik juga diminta agar jangan gampang percaya dengan berbagai paket visa yang dijanjikan dapat digunakan dan memudahkan perjalanan ibadah ke Tanah Suci. Baik untuk umrah atau haji.

Pengecekan itu, lanjutnya, perlu dilakukan sebelum masyarakat memilih biro perjalanan umrah maupun haji khusus.

“Pastikan layanannya, pastikan penerbangannya, pastikan visanya, pastikan bagaimana layanan di Saudi. Sehingga jamaah haji kita ini betul-betul dapat melaksanakan ibadah umrah dengan nyaman,” sebutnya.

Jaja mengaku ada banyak penawaran beribadah haji tanpa antrian, begitupun perjalanan umrah. Karenanya, masyarakat harus waspada.

Sebab banyak kasus yang ditemui dengan persoalan vendor gagal menyediakan tiket dan visa hingga berakibat jemaah gagal berangkat. Ada juga kasus jemaah terlantar karena pihak penyedia tidak siapkan layanan di Arab Saudi. (saf/ham)

Berita Terkait

..
Surabaya
Senin, 17 Juni 2024
28o
Kurs