Minggu, 14 Juli 2024

Tips Jaga Kesehatan untuk Jemaah Haji Jelang Pulang ke Indonesia

Laporan oleh Ika Suryani Syarief
Bagikan
Rombongan jemaah haji kloter pertama tiba di Bandara Juanda, Sabtu (22/6/2024) malam. Foto: Istimewa.

Penyelenggaraan ibadah haji 1445 H/2024 M sudah memasuki fase pemulangan. Jemaah haji Indonesia diimbau untuk terus menjaga kesehatan sembari menunggu jadwal kepulangan ke Tanah Air.

dr. Indro Murwoko Kabid Kesehatan pada Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) mengimbau jemaah untuk membatasi aktivitas keluar hotel. Apalagi, lanjutnya, jemaah dengan kondisi kesehatan risiko tinggi (risti) dan lanjut usia (lansia).

“Saran kami jemaah risti untuk membatasi aktivitas keluar jika kondisi kesehatannya memang tidak memungkinkan. Sebab kita tahu bahwa eksposur kegiatan di Armuzna (tinggi), mereka sangat lelah. Biasanya proses infeksi dan penurunan kondisi ketahanan tubuh itu fasenya sekarang,” sebut dr Indro di Klinik Kesehatan Haji Indonesia (KKHI) Makkah, Kamis (20/6/2024).

dr. Indro mengingatkan, anggapan bahwa menghabiskan sisa waktu di Tanah Suci untuk memperbanyak beraktivitas tanpa mempedulikan kondisi kesehatan adalah keliru. Bahkan, hal itu justru bisa membahayakan.

“Kami sudah sampaikan kepada tenaga kesehatan di kloter agar jemaah risti bisa terus dipantau. Kalau kondisinya tidak fit dan memungkinkan terjadinya hal yang buruk dari sisi kesehatan, bisa dicegah untuk tidak beraktivitas di luar kondisi kesehatannya,” pesan dr. Indro.

Bagaimana dengan jemaah yang tidak masuk kategori risti? dr. Indro menjelaskan, dari data yang ada, tidak tertutup kemungkinan kondisi-kondisi yang ekstrem juga bisa mempengaruhi jemaah yang muda dan relatif ada penyakit sejak di Indonesia, meski tidak berat. Dia lalu mengingatkan bahaya dehidrasi terhadap penurunan kondisi kesehatan.

“Faktor dehidrasi, mungkin kita tidak terasa, tapi kemudian ada gangguan elektrolit lalu serangan jantung,” pesannya.

Karena itu, dr. Indro meminta jemaah non risti untuk tetap memperhatikan kondisi kesehatan dalam beraktivitas. Selain itu, mereka juga harus tetap memakai alat pelindung diri. “Tetap bawa minum, semprotan air, penutup muka, dan segala macam. Artinya, upaya-upaya kami untuk mengurangi kondisi dehidrasi,” sebutnya.

“Apabila memiliki obat-obatan yang biasa diminum, agar tetap dijaga. Apabila ada kekurangan agar berkomunikasi dengan tenaga kesehatan yang ada, minta. Karena stop obat juga akan bisa memunculkan kondisi kesehatan yang fatal,” tandasnya.

Fase pemulangan jemaah haji dari Tanah Suci menuju Indonesia berlangsung mulai hari ini. Proses kepulangan jemaah haji yang berangkat pada gelombang pertama dari Bandara Internasional King Abdul Aziz, Jeddah akan berlangsung hingga 3 Juli 2024. Sementara jemaah yang berangkat pada gelombang kedua, akan mulai bergeser dari Makkah ke Madinah pada 26 Juni 2024. Secara bertahap, mereka akan pulang ke Tanah Air melalui Bandara Amir Muhammad bin Abdul Aziz (AMAA) Madinah mulai 4 Juli 2024.(iss)

Berita Terkait

..
Potret NetterSelengkapnya

Pipa PDAM Bocor, Lalu Lintas di Jalan Wonokromo Macet

Perahu Nelayan Terbakar di Lamongan

Surabaya
Minggu, 14 Juli 2024
21o
Kurs