
Sementara Supardianto Koordinator Yayasan Ibu Indonesia yang mendampingi Wahyudi mengatakan, proses pencarian keluarga kandung anak-anak adopsi memang membutuhkan waktu panjang, bahkan tidak selalu menemukan kecocokan.
Yayasan Ibu Indonesia yang berdiri pada 2019 turut mendampingi pencarian keluarga hilang, khususnya yang berkaitan dengan adopsi dari Indonesia ke Belanda. Ia menjelaskan, yayasan tersebut mendapat dukungan subsidi dari pemerintah Belanda untuk membantu proses pencarian keluarga biologis di Indonesia.
“Tahun 2019 baru yayasan ini muncul, karena ada permintaan maaf dari pemerintah Belanda terkait dengan pengaduan. Kemudian pemerintah Belanda memberi kompensasi atau subsidi kepada organisasi-organisasi yang memang bergerak membantu pencarian keluarga hilang, khususnya di Indonesia,” kata Supardianto.
Supardianto mengatakan, salah satu cara yang ditempuh dalam proses pencarian adalah tes DNA. Yayasan Ibu Indonesia memfasilitasi pencocokan DNA lewat laboratorium MyHeritage di Amerika Serikat.
NOW ON AIR SSFM 100

