Menurutnya, para pelaku berupaya mencampurkan narkotika melalui produk yang identik dengan gaya hidup, perkembangan teknologi, dan tren konsumsi anak muda.
“Inilah tantangan baru yang harus kita hadapi bersama. Ketika narkotika berusaha masuk melalui lifestyle, gaya hidup, teknologi dan tren konsumsi generasi muda,” ucapnya.
Dalam operasi gabungan bersama Direktorat Jenderal Bea dan Cukai tersebut, petugas mengamankan 12 orang terduga pelaku yang saat ini masih menjalani pemeriksaan dan pendalaman untuk mengungkap jaringan yang lebih luas.
Selain itu, barang bukti yang disita petugas dalam jumlah besar ditemukan di dalam empat kontainer yang tersebar di wilayah Purwakarta dan Gresik.
Terbongkarnya kasus ini bermula dari operasi control delivery yang dilakukan BNN RI sesudah menerima informasi intelijen mengenai pengiriman barang dari Pelabuhan Tanjung Priok.

NOW ON AIR SSFM 100

