Sejumlah laporan kehilangan kendaraan bermotor kembali diterima Radio Suara Surabaya, hari ini, Kamis (2/7/2026). Hingga malam hari, total ada delapan sepeda motor yang dilaporkan hilang di wilayah Surabaya, Sidoarjo, dan Gresik dengan waktu serta modus kejadian yang berbeda-beda.
Laporan pertama datang dari kawasan Porong, Sidoarjo. Pelapor berinisial SWA kehilangan Honda Vario 150 tahun 2017 warna hitam-putih glossy dengan nomor polisi W 4650 NBA.
Motor itu hilang di kawasan Pasar Porong pada, Rabu (1/7/2026) kemarin, sekitar pukul 18.30 WIB. Kata korban, sebelum motor hilang, ada seorang perempuan berusia sekitar 50 tahun yang sempat datang ke outlet es teh tempatnya bekerja, sembari bertanya-tanya. Pelaku sempat meminjam motor, tetapi tidak diberikan karena motor tersebut milik teman korban.
Setelah sempat kontak fisik dengan pelaku, korban baru sadar kalau motornya hilang sekitar pukul 18.30 WIB. Korban menduga dirinya terkena gendam. Di lokasi tidak ada CCTV, dan kasus ini sudah dilaporkan ke Polsek Porong.
Laporan kedua terjadi di wilayah Jabon, Sidoarjo. Motor Honda Supra 125 dengan nomor polisi W 3040 UU milik pelapor inisial AT hilang di Dusun Kajar, Kedung Cangkring, Jabon, Sidoarjo, Rabu sekitar pukul 10.00 WIB.
Motor tersebut memiliki ciri khusus berupa stiker bertuliskan “Keluarga Besar TNI” di sisi kanan motor dan stiker kartun Woody Woodpecker di bagian belakang. Korban sudah membuat laporan kehilangan ke polsek setempat.
Laporan ketiga datang dari Driyorejo, Gresik. Pelapor inisial AF kehilangan Honda Karisma tahun 2002 warna hitam dengan bagian depan hijau tosca, nopol W 4406 NDO.
Motor itu dibawa kabur orang tidak dikenal dengan modus menawarkan pekerjaan. Korban janjian bertemu di Bypass Krian pada Rabu malam sekitar pukul 18.00 WIB. Dari sana, korban diajak ke depan gudang JNT Driyorejo. Pelaku meminta korban menunggu di warung kopi, lalu meminjam KTP untuk mengisi berkas dan meminjam motor dengan alasan menjemput temannya di dalam gudang.
Setelah itu, pelaku tidak bisa dihubungi dan WhatsApp korban diblokir. Pelaku juga membawa KTP, STNK, dan motor korban. Kasus ini telah dilaporkan ke Polsek Driyorejo.
Laporan keempat terjadi di kawasan Simokerto, Surabaya. Honda Beat tahun 2019 warna biru-putih nopol L 5639 NM milik pelapor inisial AR hilang sekitar pukul 05.30 WIB.
Motor itu diparkir di depan rumah tanpa pagar, sudah dikunci ganda dan cakram. Di sekitar lokasi ada CCTV, tetapi rekamannya tidak jelas. Korban menyebut ada dua pelaku dalam kejadian tersebut dan sudah melapor ke Polsek Simokerto.
Laporan kelima datang dari kawasan Kedung Baruk, Surabaya. Pelapor inisial BIN kehilangan Honda Beat Deluxe warna hitam dengan nomor polisi AE 3836 OX.
Motor itu hilang di samping Hotel Gunawangsa Kedung Baruk saat korban sedang bekerja di proyek. Korban menyebut motornya masih terlihat sekitar pukul 12.00 WIB saat ia keluar makan. Namun sekitar pukul 12.30 WIB, menurut pengakuan temannya melihat motor tersebut sudah dalam posisi berbalik arah sebelum hilang. Korban sudah melapor ke Polsek Rungkut.
Laporan keenam terjadi di kawasan Sedati, Sidoarjo. Honda Beat Prestige tahun 2020 warna hitam dengan nomor polisi G 4242 YI milik pelapor berinisial YMA dilaporkan hilang di area kos Jalan Mawar Perumahan Griyo, Sedati, Kamis. Motor itu masih dalam kondisi standar dan belum dimodifikasi.Kasus ini sudah dilaporkan ke Polsek Sedati.
Laporan ketujuh datang dari kawasan Sukodono, Sidoarjo. Pelapor berinisial SS melaporkan kehilangan Honda Vario merah tahun 2021 nopol L 3066 XG.
Motor itu hilang saat adik pelapor mampir untuk salat zuhur di Masjid Roudlatul Jannah, Desa Saimbang, Sukodono, Kamis. Motor diparkir di depan masjid, lalu sekitar 10 menit kemudian sudah tidak ada di lokasi. Pelapor dan korban sedang melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Sukodono.
Laporan terakhir terjadi di kawasan Gedangan, Sidoarjo. Honda Beat warna hitam strip merah tahun 2026 dengan nomor polisi W 5154 NGT milik pelapor berinisial JGM hilang dari garasi rumah pada Kamis sore hingga malam, sekitar pukul 17.00-19.00 WIB.
Motor itu baru berusia sekitar satu minggu, dengan jarak tempuh sekitar 10 kilometer. STNK baru jadi pada hari yang sama, sementara BPKB belum diterima. Motor dalam kondisi standar dan belum dimodifikasi.
Menurut pelapor, motor sudah dikunci setang, sementara pagar rumah juga digembok. Namun, tetangga sempat melihat dua orang mondar-mandir sekitar waktu Magrib. Kawasan tersebut menggunakan sistem satu pintu, tetapi masih ada akses dari kampung belakang. Di RT setempat tidak ada CCTV.
Radio Suara Surabaya mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi pencurian maupun modus peminjaman kendaraan oleh orang yang belum dikenal. Pengguna kendaraan disarankan menggunakan kunci pengaman tambahan serta memastikan identitas peminjam sebelum menyerahkan kendaraan. Masyarakat juga diingatkan segera melapor ke kantor polisi terdekat apabila mengalami kehilangan kendaraan bermotor agar proses penanganan dapat segera dilakukan.(bil/ham)

NOW ON AIR SSFM 100

