Salah satu dampaknya adalah penggunaan helikopter water bombing yang seharusnya dapat difokuskan untuk penanganan karhutla di enam provinsi prioritas.
Namun, kebakaran di kawasan taman nasional membuat armada tersebut harus dialihkan untuk membantu pemadaman.
“Mengingat beberapa taman nasional kita juga terjadi kebakaran dan ini sangat menyulitkan kita untuk melakukan pemadaman, beberapa heli water bombing yang mestinya bisa dipergunakan, dimaksimumkan di enam provinsi prioritas, tapi karena ada kebakaran yang luar biasa di beberapa taman nasional akhirnya heli ini juga di-deploy ke taman-taman nasional tersebut,” ujarnya dilansir dari Antara.
Penutupan pendakian, kata Raja Juli, bukan dimaksudkan untuk membatasi aktivitas masyarakat maupun minat pendaki mengunjungi taman nasional. Kebijakan tersebut lebih mengutamakan faktor keselamatan sekaligus mendukung efektivitas penanganan karhutla.
Ia mencontohkan kejadian di kawasan Bromo Tengger Semeru yang sebelumnya menyebabkan sekitar 170 pendaki terjebak akibat kondisi berisiko.

NOW ON AIR SSFM 100

