“Ini sekali lagi maksudnya adalah bukan kita membatasi keinginan para pendaki untuk menaiki taman nasional kita, tapi karena risiko yang sangat tinggi seperti yang terjadi terakhir di Bromo Tengger dan Semeru yang akhirnya mengakibatkan ada 170-an pendaki yang terjebak,” kata Raja Juli.
Adapun taman nasional yang ditutup sementara untuk aktivitas pendakian meliputi Taman Nasional Bromo Tengger Semeru untuk jalur Gunung Semeru, Taman Nasional Kerinci Seblat, Taman Nasional Gunung Ciremai, Taman Nasional Tambora, Taman Nasional Manusela, Taman Nasional Bukit Baka Bukit Raya, Taman Nasional Gunung Gede Pangrango, Taman Nasional Gunung Leuser, serta Taman Nasional Lorentz pada jalur Ilaga, Tsinga, Sugapa, dan Ugimba.
Sementara itu, pemerintah masih membuka secara terbatas aktivitas pendakian di beberapa kawasan dengan penerapan pengawasan lebih ketat dan pembatasan pada zona yang dinilai aman.
Kawasan yang masuk kategori buka terbatas tersebut yakni Taman Nasional Gunung Rinjani, Taman Nasional Gunung Merbabu, Suaka Margasatwa Dataran Tinggi Hyang (Argopuro), serta Taman Nasional Gunung Halimun Salak. (ant/saf/ipg)

NOW ON AIR SSFM 100

