Prof. Dr. KH. Imam Ghazali Said Guru Besar Bidang Sejarah Pemikiran Islam Klasik UINSA Surabaya mengonfirmasi pengunduran diri Prof. Akhmad Muzakki sebagai Rektor UINSA periode 2026-2030.
Kata dia, surat pengunduran diri Muzakki sebagai rektor telah dikirim ke kepada Kementerian Agama (Kemenag) pada Selasa (22/9/2026) sekitar pukul 22.00 WIB, dan sudah diterima.
“Iya benar (sudah mengirimkan surat pengunduran diri ke Kemenag). Surat dikirimkan kemarin jam 22.00 WIB dan pagi tadi suratnya sudah sampai di Kemenag,” ujar Prof. Imam saat dikonfirmasi, Rabu (23/9/2026).
Guru Besar UINSA itu menjelaskan, sesudah surat pengunduran diri disetujui oleh Kemenag RI, posisi Prof. Muzakki nantinya akan diisi oleh Pelaksana Tugas (Plt).
Dari informasi yang dihimpun, pengangkatan Plt.Rektor UINSA rencananya akan diumumkan sekitar 25 September 2026.
Jabatan rektor baru tersebut sebelumnya diusulkan agar langsung diisi rektor definitif. Namun, mekanisme yang ada mengharuskan penunjukkan Plt. sebab penunjukan Prof. Muzakki terlanjur disahkan melalui SK.
“Informasinya habis ini akan diisi Plt karena sudat terlajur di-SK-kan. Saya sebenarnya mengusulkan agar tidak ada Plt, tapi ternyata tidak bisa karena ini sudah ter-SK-kan jadi supaya tidak terjadi kekosongan jabatan nanti akan diisi Plt,” jelasnya.
Sebagai informasi, pengunduran di Prof. Akhmad Muzakki sebagai rektor tersebut terjadi sesudah mahasiswa melangsungkan demonstrasi selama beberapa hari.
Bahkan massa mahasiswa juga melakukan aksi menyegel kampus dan rektorat yang mengakibatkan proses belajar mengajar dialihkan ke sistem online. (wld/ham/rid)

NOW ON AIR SSFM 100

