Meski teknologi endovaskular terus berkembang, Prof. Groen menilai bedah terbuka tetap memiliki peran penting. Terutama pada kasus akut yang disertai hematoma intraserebral luas maupun aneurisma kompleks yang membutuhkan rekonstruksi pembuluh darah.
Perkembangan teknologi tersebut juga menghadirkan tantangan dari sisi biaya. Penanganan endovaskular membutuhkan fasilitas seperti sistem angiografi biplane serta berbagai perangkat sekali pakai, termasuk kateter, coil, dan stent.
Melalui guest lecture tersebut, FK Unair mempertemukan mahasiswa, residen, dan staf pengajar dengan perkembangan ilmu bedah saraf dari tingkat internasional. Kegiatan ini sekaligus menjadi ruang transfer pengetahuan mengenai pilihan terapi dan perkembangan teknologi dalam penanganan aneurisma intrakranial.(ipg)

NOW ON AIR SSFM 100

