Selasa, 28 Juli 2026

Apple Digugat Buntut Aplikasi Kripto Palsu, Kerugian Tembus Rp32,5 Miliar

Laporan oleh Ika Suryani Syarief
Bagikan
App Store. Foto: Apple

Apple digugat atas dugaan kelalaian dalam menjaga keamanan App Store, setelah tiga pengguna mengaku mengalami kerugian lebih dari 1,8 juta dolar AS atau sekitar Rp32,5 miliar akibat mengunduh aplikasi dompet kripto palsu yang tersedia di toko aplikasi tersebut.

Menurut laporan TechCrunch yang dikutip Antara, pada Senin (27/7/2026), dalam gugatan yang diajukan ke Pengadilan Distrik California Utara, Amerika Serikat, pada Jumat, ketiga penggugat mengklaim tertipu saat mengunduh aplikasi bernama Sparrow Wallet. Aplikasi yang mereka unduh ternyata merupakan aplikasi palsu, mengingat dompet Bitcoin resmi Sparrow Wallet sebenarnya tidak tersedia untuk perangkat iOS.

Dalam gugatan tersebut disebutkan bahwa para penggugat sempat memindahkan aset Bitcoin mereka ke dalam aplikasi palsu tersebut, yang berujung pada hilangnya sejumlah besar mata uang virtual milik mereka. James Ramirez, salah satu penggugat, dilaporkan mengalami kerugian sekitar 875.000 dolar AS atau setara Rp15,8 miliar. Sementara itu, Christopher Ellis mengalami kerugian sekitar 840.000 dolar AS atau sekitar Rp15,2 miliar, dan Jalen Delgado kehilangan sekitar 120.000 dolar AS atau setara Rp2,1 miliar.

Gugatan ini turut menyoroti klaim Apple yang selama ini menyatakan App Store lebih aman, karena seluruh aplikasi yang tersedia telah melalui proses peninjauan sebelum dipublikasikan. Para penggugat dalam berkas gugatan menyampaikan bahwa Apple telah memposisikan dirinya, beserta produk dan layanannya, sebagai penyedia tingkat keamanan dan kepercayaan yang lebih unggul dibanding perusahaan teknologi pesaing manapun.

Mereka juga menyatakan bahwa Apple menawarkan jaminan keamanan atas aplikasi yang didistribusikan melalui App Store, dengan cara mempertahankan kendali eksklusif terhadap aplikasi apa saja yang diizinkan beroperasi di perangkat Apple. Dengan kendali eksklusif tersebut, Apple dinilai telah menyusun platformnya sedemikian rupa, sehingga konsumen sepenuhnya bergantung pada janji keamanan dan keandalan yang ditawarkan perusahaan.

Soerabaja10k
Berita Terkait


Potret NetterSelengkapnya

Kecelakaan Beruntun di Gempol, Libatkan 7 Kendaraan

Truk Muat Besi Terguling di Sukomanunggal Surabaya

Muatan Menggunung

Surabaya
Selasa, 28 Juli 2026
31o
Kurs