Minggu, 25 Oktober 2026

Arzeti Bilbina Desak BPOM Perketat Pengawasan MBG Usai Dugaan Keracunan di Sidoarjo

Laporan oleh Muchlis Fadjarudin
Bagikan
Sejumlah santri Pondok Pesantren Manba’ul Hikam mendapatkan perawatan di RSUD R.T. Notopuro Sidoarjo diduga akibat keracunan setelah mengonsumsi MBG, Selasa (1/9/2026). Foto: Meilita suarasurabaya.net

Dia menyebut, informasi yang diterima dalam rapat bersama Kepala BIN dan Badan Gizi Nasional pada 3 September menunjukkan adanya ratusan korban dalam kasus dugaan keracunan di Sidoarjo.

Sebagian korban, kata dia, masih menjalani perawatan, termasuk di Rumah Sakit Siti Hajar, Sidoarjo.

Arzeti juga menyoroti informasi mengenai dugaan kontaminasi bakteri pada makanan MBG, di antaranya Salmonella, Escherichia coli, dan Bacillus cereus.

Arzetti menduga, persoalan tersebut berkaitan dengan aspek sanitasi dalam proses pengolahan makanan di dapur MBG.

“Karena itu, kami meminta BPOM melakukan pendalaman mengenai mekanisme pengawasan keamanan pangan siap saji dalam program MBG. Pengawasan harus mencakup proses pengolahan, sanitasi, distribusi, sampai pada penggunaan kemasan atau wadah guna ulang,” tegasnya.

Berita Terkait


Potret NetterSelengkapnya

Eits, Miring

Truk Muat Kol Terguling

Exit Tol Waru Awal Pekan

Mobil Tabrak Bangunan Semi Permanen

Surabaya
Minggu, 25 Oktober 2026
26o
Kurs