Selain proses produksi dan distribusi makanan, Arzeti juga meminta Pemerintah memberikan kejelasan mengenai standar keamanan wadah guna ulang yang digunakan dalam program MBG.
Dia mempertanyakan pihak yang bertanggung jawab melakukan pengujian, standar yang digunakan, hingga waktu dimulainya pengawasan terhadap wadah tersebut.
“Kami ingin mendapatkan penjelasan mengenai ketentuan yang berlaku terhadap wadah guna ulang untuk MBG, siapa yang melakukan pengujian, standar apa yang digunakan, dan sejak kapan pengawasan serta pengujian tersebut dilakukan,” kata Arzeti.
Menurutnya, keamanan pangan harus menjadi bagian integral dari keberhasilan program MBG. Makanan yang diberikan kepada penerima manfaat harus memenuhi dua aspek sekaligus, yakni bergizi dan aman dikonsumsi.
“Dua hal tersebut penting untuk kami dalami agar aspek keamanan pangan benar-benar menjadi prioritas. Jangan sampai program yang tujuan utamanya meningkatkan kualitas gizi masyarakat justru menimbulkan persoalan kesehatan akibat lemahnya pengawasan keamanan pangan,” pungkasnya.

NOW ON AIR SSFM 100

