Selasa, 13 Oktober 2026

Asap Karhutla Berisiko bagi Janin, Ibu Hamil Diminta Waspada

Laporan oleh Billy Patoppoi
Bagikan
Asap putih akibat kebakaran menyelimuti hutan di Kalimantan. Foto: BNPB

Menurut Budi, apabila terhirup dan masuk ke tubuh, paparan tersebut berpotensi meningkatkan risiko gangguan pada perkembangan alat reproduksi dan alat kelamin bayi.

Karena itu, ibu hamil yang tinggal di wilayah terdampak asap karhutla diminta sebisa mungkin mengurangi paparan. “Jadi sebisa mungkin ibu hamil harus menghindari asap-asap dari karhutla,” ujarnya.

Budi menyarankan ibu hamil menggunakan masker saat harus beraktivitas di luar serta membatasi kegiatan di luar ruangan selama kualitas udara memburuk.

Selain itu, ia menilai kebijakan bekerja dari rumah atau work from home dapat dipertimbangkan bagi ibu hamil yang tinggal di daerah terdampak asap karhutla.

Langkah tersebut dinilai penting untuk mengurangi paparan langsung terhadap polusi, sekaligus menjaga kesehatan ibu dan janin selama periode kebakaran hutan dan lahan. (ant/bil/iss)

Berita Terkait


Potret NetterSelengkapnya

Truk Muat Kol Terguling

Exit Tol Waru Awal Pekan

Mobil Tabrak Bangunan Semi Permanen

Cuaca di Pos Pantau Gunung Merapi Cerah

Surabaya
Selasa, 13 Oktober 2026
35o
Kurs