Asap Karhutla Ancam Kesehatan Anak, IDAI Jelaskan Bahaya Partikel PM2,5 bagi Paru-Paru
Senin, 19 Oktober 2026 | 15:15 WIB
Ilustrasi - Pengendara motor menembus asap pekat akibat karhutla ketika melintasi Jalan RTA Milono, Kota Palangka Raya pada Sabtu (24/10/2026). Foto: Antara
Peran dokter spesialis anak meliputi tahap awal dengan pemetaan pasien rentan, saat kejadian dengan edukasi masyarakat, serta setelah kejadian dengan evaluasi gejala dan penetapan rawat inap, termasuk menentukan kapan pasien harus dirujuk, sembari terus melakukan pencegahan pneumonia.
IDAI mencatat luasan karhutla di Kalsel melonjak drastis dari 24,35 hektare pada 2025 menjadi 8.019,63 hektare pada 2026, yang memicu 182.710 kasus ISPA selama periode Mei hingga Oktober 2026. (fia/saf/ipg)