Dalam gelaran di Surabaya kali ini, BBW membawa lebih dari lima juta buku. Sekitar 90 persen di antaranya merupakan buku berbahasa asing, sementara 10 persen lainnya merupakan buku dari penerbit lokal yang dikurasi bersama Agromedia dan Mizan Media Group.
Dari keseluruhan koleksi, sekitar 70 persen merupakan buku anak. Sisanya buku nonfiksi, seperti self improvement, ekonomi dan bisnis, serta buku fiksi.
Tujuan mayoritas koleksi buku anak untuk mendorong anak-anak mengenal bahasa asing sejak usia dini.
“Pada saat usia muda dan usia dini itu lebih gampang untuk belajar bahasa baru, belajar bahasa asing itu lebih mudah,” ujarnya.
BBW juga menyebut tren positif di kalangan generasi muda, khususnya Gen Z, terhadap buku fisik. Mathius menyebut beberapa survei menunjukkan Gen Z justru semakin dekat dengan buku dibandingkan generasi sebelumnya.

NOW ON AIR SSFM 100

