Dia mencontohkan, kembali populernya karya-karya literatur klasik berbahasa Inggris seperti 1984 dan Animal Farm di kalangan generasi muda.
“Justru menarik melihat trennya, Gen Z ini lebih nempel buku dibanding generasi-generasi sebelumnya di era digital,” katanya.
Sementara itu, Mathius menilai persoalan literasi di Indonesia tidak hanya berkaitan dengan minat baca, tetapi juga akses terhadap buku. Di sejumlah kota, terutama di luar Pulau Jawa, jumlah toko buku masih terbatas sehingga masyarakat tidak mudah mendapatkan bahan bacaan.
“Cari barangnya saja agak susah. Mungkin jadinya susah, berapa banyak sih orang yang bisa punya minat baca kalau untuk cari bukunya saja susah,” ujarnya.
Kondisi tersebut, lanjut Mathius, semakin menjadi tantangan ketika harga buku yang ditemukan masyarakat relatif tinggi. Sehingga, bazar ini menghadirkan jutaan buku dengan harga yang lebih terjangkau.

NOW ON AIR SSFM 100

