Ben-Gvir yang membawahi kepolisian dan layanan penjara Israel juga duduk dalam kabinet keamanan. Meski demikian, ia tidak memiliki kewenangan langsung untuk memerintahkan militer melakukan serangan.
Dalam perbincangan itu, Ben-Gvir mengaku tidak sepakat dengan keputusan Netanyahu mengurangi serangan militer di Gaza selama gencatan senjata berlangsung.
Ia justru mendorong kembali dilakukannya pembunuhan terarah dengan sasaran yang lebih luas dari orang-orang yang dianggap sedang menjadi ancaman aktif.
Selain membahas Gaza, Ben-Gvir juga berbicara mengenai penerapan hukuman mati terhadap warga Palestina yang divonis bersalah, atas serangan mematikan terhadap warga Israel di pengadilan militer.
Dalam podcast itu, Braslavski bahkan meminta agar dirinya diizinkan secara pribadi melakukan eksekusi.

NOW ON AIR SSFM 100

