Sejumlah ahli hukum internasional telah memperingatkan bahwa pemindahan penduduk secara paksa maupun kebijakan yang sengaja mendorong emigrasi massal dapat dikategorikan sebagai pembersihan etnis.
Menurut Kementerian Kesehatan Gaza, lebih dari 1.250 orang telah meninggal akibat serangan Israel sejak gencatan senjata yang mulai berlaku pada Oktober.
Ben-Gvir selama ini dikenal sebagai salah satu politikus garis keras Israel. Ia pernah terlibat dalam gerakan Kahanis yang dilarang, serta secara terbuka mendukung hukuman mati terhadap warga Palestina yang divonis melakukan serangan mematikan.
Ia juga beberapa kali membanggakan kebijakan yang memperketat kondisi penahanan warga Palestina di penjara Israel. Pernyataan dan kebijakannya telah menuai kritik internasional. Inggris dan sejumlah negara Uni Eropa juga pernah menjatuhkan sanksi terhadap Ben-Gvir. (bil/ipg)

NOW ON AIR SSFM 100

