Pada sektor kedelai, TNI Angkatan Laut mendampingi lahan seluas 2.432 hektare dengan potensi produksi 3.676 ton. Sementara itu, TNI Angkatan Udara mendampingi 236.048 hektare lahan tebu dengan potensi produksi 18,386 juta ton atau setara sekitar 1,36 juta ton gula, yakni 45,05 persen target produksi gula nasional 2026.
Menurut Mensesneg, pemerintah meyakini swasembada pangan dapat dicapai melalui sinergi antara TNI, kementerian dan lembaga, pemerintah daerah, badan usaha milik negara (BUMN), dunia usaha, akademisi, dan petani.
“Kolaborasi tersebut diharapkan mampu meningkatkan produktivitas pertanian, memperkuat hilirisasi, membuka lapangan kerja, serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” katanya.
Dalam kunjungan kerja itu, Presiden didampingi antara lain Prasetyo Hadi Menteri Sekretaris Negara, Andi Amran Sulaiman Menteri Pertanian, Zulkifli Hasan Menteri Koordinator Bidang Pangan, Jenderal TNI Agus Subiyanto Panglima TNI, serta para kepala staf angkatan.(ant/wld/faz)

NOW ON AIR SSFM 100

