Selain sebagai sarana informasi, Radar MBG juga disiapkan untuk membuka ruang partisipasi publik apabila ditemukan hal-hal yang perlu diperbaiki dalam pelaksanaan program.
Lebih lanjut, BGN terus mendorong seluruh SPPG meningkatkan pelaporan digital, termasuk dokumentasi proses produksi makanan. Saat ini, sekitar 85 persen SPPG disebut sudah mengisi laporan secara digital.
“Kalau nanti dibuka tetapi gambarnya belum muncul, itu artinya SPPG belum melaporkan atau memfoto. Kami sedang meningkatkan dan mewajibkan semua dapur secara digital melaporkan proses produksi,” tutur Sudaryono.
Ke depan, BGN berharap Radar MBG tidak hanya menjadi sarana pemantauan, tetapi juga bagian dari mekanisme perbaikan kualitas makanan, komposisi menu, kandungan gizi, dan pelayanan kepada penerima manfaat. (ant/bil/ipg)

NOW ON AIR SSFM 100

