Kamis, 15 Oktober 2026

Bukan Ditabur Langsung, Tepung Singkong Perlu Dimodifikasi untuk Padamkan Karhutla

Laporan oleh Billy Patoppoi
Bagikan
Ilustrasi tepung singkong atau tapioka. Foto: Alodoc

Prof Hendro mengatakan, pemadaman dengan pati singkong atau tapioka itu sebetulnya penelitian yang dilakukannya puluhan tahun lalu. Menurutnya, tapioka memang punya potensi sebagai bahan dasar retardan, karena kemampuannya menyerap air dan kelembapan dalam jumlah besar.

Selain itu, kalau dibandingkan dengan tepung terigu atau tepung beras, tapioka juga punya keunggulan karena lebih mampu menyerap kelembapan.

Dalam penelitiannya dulu, kata Hendro, tapioka dimodifikasi dengan penambahan poliammonium fosfat. Bahan itu membuat unsur fosfor melekat pada struktur tepung, dan membantu pembentukan char atau lapisan karbon ketika terkena api.

“Jadi kalau itu disebut pemadaman, itu sebenarnya adalah penghambatan reaksi dengan oksigen. Jadi ketika modifikasi pati singkong dikenai api, maka yang pertama terbentuk gel, pertama itu lapisan bawah. Kemudian sesudah gel terus itu akan membentuk lapisan kedua, itu karbon. Sehingga api menjadi jadi bahan yang menghasilkan api itu susah berinteraksi dengan oksigen sehingga dia padam,” jelasnya.

Bahan yang sama, lanjutnya, juga bisa digunakan pada lahan yang belum terbakar lewat proses pembasahan. Tujuannya menjaga vegetasi tetap lembap, sekaligus melokalisir api agar tidak mudah merembet.

Berita Terkait


Potret NetterSelengkapnya

Truk Muat Kol Terguling

Exit Tol Waru Awal Pekan

Mobil Tabrak Bangunan Semi Permanen

Cuaca di Pos Pantau Gunung Merapi Cerah

Surabaya
Kamis, 15 Oktober 2026
28o
Kurs