Kamis, 20 Agustus 2026

Dinsos Surabaya Temukan 6 Panti Asuhan Tak Berizin Usai Kasus Baitul Yatim

Laporan oleh Meilita Elaine
Bagikan
Antiek Sugiharti Kepala Dinas Sosial Kota Surabaya saat diwawancarai hari ini, Jumat (12/6/2026). Foto: Meilita Elaine suarasurabaya.net

Dinas Sosial Kota Surabaya menemukan enam panti asuhan lain yang tidak berizin usai terungkapnya kasus pencabulan di Panti Asuhan Baitul Yatim di Tandes.

Antiek Sugiharti Kepala Dinas Sosial Kota Surabaya menyebut, pihaknya sudah berkoordinasi dengan kelurahan dan kecamatan terkait panti yang tidak terdata karena belum mengantongi izin itu.

“Apabila belum (berizin) maka kami juga akan melakukan pembinaan, melakukan pendampingan,” bebernya pada Kamis (20/8/2026).

Hasilnya, terdapat 273 panti asuhan yang terdata dengan memenuhi perizinan. Sementara ada tujuh panti asuhan yang belum memiliki izin.

Salah satunya termasuk Panti Asuhan Baitul Yatim yang diminta tutup per Kamis hari ini. Penutupan tersebut karena panti asuhan itu tidak hanya terbukti melanggar syarat perizinan sebelum beroperasi, tapi juga tidak punya data administrasi penghuni, serta terungkapnya kasus pencabulan oleh pengasuh terhadap penghuni.

Sementara enam panti asuhan lainnya masih diberi kesempatan untuk mengurus administrasi.

“Yang enam di antaranya sebenarnya sudah kami surati dan sudah ada pemanggilan untuk dibantu mereka melakukan pengurusan administrasi,” bebernya.

Temuan ini, katanya senagai evaluasi pemkot untuk meningkatkan sosialisasi pentingnya pengurusan administrasi pendirian Lembaga Kesejahteraan Sosial (LKS) seperti panti asuhan. (lta/saf/ham)

Soerabaja10k
Berita Terkait


Potret NetterSelengkapnya

Evakuasi Kecelakaan Mobil Terguling di Gunungsari Surabaya

Truk Patah As Tutup Satu Jalur Benowo Surabaya

Sebelum Terbenam

Kecelakaan Beruntun di Gempol, Libatkan 7 Kendaraan

Surabaya
Kamis, 20 Agustus 2026
27o
Kurs