Sebagai upaya mitigasi gelombang PHK di sektor manufaktur, Sugeng mengatakan saat ini pihaknya secara aktif mendorong komunikasi sosial antara perseroan dengan serikat pekerja.
Disnakertrans Jatim berharap perusahaan supaya mengambil opsi PHK sebagai pilihan terakhir untuk meminimalisir angka tingkat pengangguran.
Berbagi skema untuk mengurangi beban biaya operasional telah disarankan Disnakertrans Jatim kepada perusahaan yang mengalami tekanan ekonomi agar tidak melakukan PHK.
Sugeng menyarankan pengusaha agar melakukan efisiensi logistik dan penerapan sistem kerja shift ketika menghadapi lonjakan biaya operasional maupun kendala bahan baku.
“Kami menganjurkan agar PHK dapat dihindari. Langkah yang bisa diambil misalnya efisiensi logistik atau bisa melakukan penerapan sistem kerja shift, ketimbang langsung memangkas jumlah man power,” katanya.

NOW ON AIR SSFM 100

