Direktorat Kepolisian Perairan dan Udara (Ditpolairud) Polda Kalimantan Selatan (Kalsel) menjadwalkan pemeriksaan terhadap Kepala Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Tanjung Perak Surabaya, Kamis (17/9/2026).
Agenda pemeriksaan tersebut dibenarkan oleh Kombes Arman Asmara Dirpolairud Polda Jawa Timur. Menurutnya pemeriksaan itu berkaitan dengan insiden kecelakaan KMP Virgo Transport 8 di perairan Laut Jawa.
“Hari ini ada pemeriksaan pemanggilan kepada KSOP dari penyidik Kalimantan Selatan kepada KSOP, Kepala Syahbandar ya di Ditpolair ya,” ujar Arman saat dikonfirmasi.
Arman menjelaskan, proses hukum insiden kecelakaan KMP Virgo merupakan wewenang Ditpolairud Polda Kalsel karena locus peristiwa terletak di perairan dekat Banjarmasin, Kalimantan Selatan.
“Karena kejadiannya lebih dekat dan masuk di wilayah perairan Kalimantan Selatan. Walaupun dikatakan bahwasanya di Masalembu Barat Daya, ada lebih kurang 84 nautical mile. Jadi lebih dekat ke Kalimantan Selatan. Sehingga penyidikannya, LP-nya, locus delicti-nya dilaksanakan Kalimantan Selatan,” kata Arman lagi.
Penyidik Ditpolairud Polda Kalsel disebut hanya meminjam Kantor Ditpolairud Polda Jatim yang beralamat di Perak Utara, Kecamatan Pabean Cantian, Surabaya untuk melaksanakan proses pemeriksaan.
“Pinjam tempat untuk melaksanakan pemeriksaan kepada KSOP maupun karyawan KSOP gitu. LP-nya udah di sana dibuat,” jelasnya.
Arman mengatakan Dirpolairud Polda Jatim hanya bertugas membantu proses penanganan Operasi SAR Gabungan dan tidak memiliki wewenang untuk mengusut perkara kecelakaan KMP Virgo.
“kalau penanganan pidana itu di Kalimantan Selatan semuanya yang melaksanakan. Polair Jatim ini cuma memberikan supporting yang sifatnya SAR, yang sifatnya penolong,” tandasnya.
Sebagai informasi, berdasarkan data Basarnas sampai hari ini, sebanyak 114 korban telah dievakuasi, terdiri dari 108 orang selamat dan 6 orang meninggal dunia serta 129 orang yang masih dalam pencarian dan menjadi fokus utama operasi SAR hari kelima.(wld/lta/ipg)

NOW ON AIR SSFM 100

