“Kami telah berhasil terlibat dalam restorasi Angkor Wat dan saat ini juga menangani proyek serupa di Laos dan Vietnam. Dengan pengalaman tersebut, ASI menjadi salah satu pemimpin dunia dalam restorasi bangunan-bangunan bersejarah,” katanya.
Pengumuman tersebut diperkirakan menjadi salah satu agenda dalam kunjungan kenegaraan Perdana Menteri Narendra Modi ke Indonesia pada 7–8 Juli 2026. Modi dijadwalkan menggelar pertemuan bilateral dengan Prabowo Subianto Presiden di Istana Kepresidenan Jakarta, sebelum melanjutkan kunjungan ke Yogyakarta.
India juga menilai restorasi Prambanan tidak hanya menjadi proyek pelestarian warisan budaya, tetapi juga dapat memperkuat sektor pariwisata Indonesia.
“Secara pribadi, saya menilai Yogyakarta merupakan destinasi wisata yang sangat kuat. Kota ini memiliki semua yang dibutuhkan sebagai tujuan wisata. Jika Candi Prambanan berhasil direstorasi, saya yakin akan semakin banyak wisatawan dari seluruh dunia, termasuk dari India, yang datang berkunjung,” pungkasnya.
Candi Prambanan atau Candi Roro Jonggrang adalah kompleks candi Hindu terbesar di Indonesia yang dibangun pada abad ke-9 masehi. Candi ini dipersembahkan untuk Trimurti, tiga dewa utama Hindu yaitu Brahma sebagai dewa pencipta, Wishnu sebagai dewa pemelihara, dan Siwa sebagai dewa pemusnah.

NOW ON AIR SSFM 100

