Jumat, 3 Juli 2026

Kemkomdigi: Registrasi SIM Wajib Verifikasi Biometrik

Laporan oleh Risky Pratama
Bagikan
Ilustrasi Kartu SIM. Foto: Pinterest

Kementerian Komunikasi dan Digital (Kemkomdigi) menegaskan registrasi kartu SIM perdana wajib menggunakan metode verifikasi data biometrik dengan teknologi pengenalan wajah, tidak boleh lagi menggunakan nomor induk kependudukan (NIK).

Edwin Abdullah Direktur Jenderal Ekosistem Kemkomdigi mengatakan, pemerintah menerapkan ketentuan itu untuk memastikan registrasi nomor seluler tidak bisa menggunakan identitas orang lain.

“Mulai 1 Juli, registrasi pelanggan baru wajib menggunakan biometrik,” katany dilansir dari Antara, pada Jumat (3/7/2026).

Ia mengatakan bahwa Kemenkomdigi telah menyampaikan surat kepada seluruh penyelenggara jaringan bergerak seluler untuk segera menghentikan seluruh proses aktivasi nomor pelanggan baru menggunakan mekanisme validasi berbasis NIK dan Nomor Kartu Keluarga.

“Karena itu, kami meminta seluruh operator mematuhi ketentuan ini,” ujarnya.

Soerabaja10k
Berita Terkait


Potret NetterSelengkapnya

Sepeda Motor Terbakar di Genteng Besar

Pelangi di Ujung Pagi Surabaya

Mobil Masuk Saluran Air

Perjalanan Menuju Arafah

Surabaya
Jumat, 3 Juli 2026
28o
Kurs