Jumat, 25 September 2026

Enam SMA Negeri Ditunjuk Jadi Penyelenggara Program PJJ Anak Tidak Sekolah di Jatim

Laporan oleh Risky Pratama
Bagikan
Aries Agung Paewai Kepala Dindik Jatim saat berada di kantor Dindik Jatim, Surabaya. Foto: Risky suarasurabaya.net

“Skema pembelajaran dilaksanakan dengan komposisi 30 persen pembelajaran sinkron melalui tatap maya dan 70 persen pembelajaran asinkron atau belajar mandiri,” jelasnya.

Dalam program tersebut, peserta mendapatkan sejumlah dukungan, mulai dari modul pembelajaran, pulsa untuk kebutuhan kuota internet, akses Learning Management System (LMS), hingga layanan konsultasi bersama guru pendamping secara tatap muka maupun daring.

Peserta juga akan mendapatkan ijazah yang setara dengan pendidikan di sekolah reguler setelah menyelesaikan program.

Aries berharap keberadaan program PJJ dan enam sekolah penyelenggara di Jatim bisa semakin memperluas kesempatan ATS untuk kembali memperoleh layanan pendidikan.

“Harapannya semakin banyak siswa yang mengikuti program ini sehingga jumlah anak tidak sekolah dapat terus berkurang,” pungkasnya.(ris/bil/ham)

Soerabaja10k
Berita Terkait


Potret NetterSelengkapnya

Cuaca di Pos Pantau Gunung Merapi Cerah

Posisi Mobil Tersangkut di Viaduk dari Belakang

Tersangkut di Bawah Viaduk Gubeng

Kecelakaan Beruntun di Tol Waru Arah Perak

Surabaya
Jumat, 25 September 2026
26o
Kurs