Ia minta warga yang menjadi korban segera melapor ke pemkot untuk meneruskan penyelesaian ke jalur hukum sebagai kasus penipuan.
“Karena itu saya berharap orang Surabaya mulai hari ini tidak ada lagi di pemerintah kota itu bekerja yang membayar,” tegasnya.
Sejauh ini, ia menyebut oknum yang dilaporkan para korban merupakan non aparatur sipil negara (ASN).
“Non-ASN semua. Jadi pelakunya ini non-ASN. Jadi kalau ada yang kemarin disebutkan itu, ARC sama F. Itu sudah terbukti dan mereka mengakui mengambil dan dikembalikan,” jelasnya.
Diberitakan sebelumnya, Trio Wahyu Bowo Kepala Dishub Kota Surabaya menerangkan, kasus penipuan pleh 2 oknum tadi pertama kali diketahui setelah adanya aduan dari masyarakat yang masuk melalui hotline Wali Kota Surabaya.

NOW ON AIR SSFM 100

