“Jadi saya berharap umi-umi, njenengan (anda) di mana saja ayo bertemu. Jadi setelah menarik (iuran) ya harus bisa mempertanggungjawabkan. Saya tidak mau lagi ada uang (tarikan) itu,” tutupnya.
Pada kesempatan itu, Wali Kota Surabaya juga membeberkan hasil peninjauan terkait penataan kawasan telah berjalan sesuai ketentuan, mulai dari lokasi pedagang kaki lima (PKL), area UMKM, hingga sistem parkir.
“Hari ini kita memastikan parkir yang ada di CFD sekaligus pedagang. Maka pedagang yang ada di tempat ini itu sudah kita atur. Jadi ada tempat di mana PKL, tempat UMKM, dan tempat parkir yang ada di CFD. Sehingga tidak ada lagi parkir yang tidak non-tunai,” jelasnya.
Eri juga menegaskan bahwa seluruh PKL yang berjualan di kawasan CFD tudak dipungut biaya apapun. Sehingga, dia mengingatkan kembali pada para pedagang untuk menjaga kebersihan area berjualan setelah kegiatan selesai.
“Saya berharap juga pedagang-pedagang ini kalau sudah menyelesaikan (jualan), sudah selesai dagangannya, mohon dibersihkan. Jangan sampai habis berdagang setelah itu tidak dibersihkan, ditinggal. Kalau sampai kejadian itu, tidak kami izinkan lagi,” ungkapnya. (kir/ham)

NOW ON AIR SSFM 100

