Penegasan itu disampaikan saat pemerintah meluncurkan Electronic Traffic Law Enforcement Hub (ETLE Hub), sistem terintegrasi yang dirancang untuk memperkuat pengawasan sekaligus penegakan hukum terhadap kendaraan angkutan barang.
Melalui sistem berbasis teknologi tersebut, pemerintah diharapkan dapat memperoleh data pelanggaran secara lebih akurat dan menyeluruh.
Data itu nantinya tidak hanya digunakan untuk mencatat pelanggaran, tetapi juga menjadi bahan evaluasi dan penyusunan kebijakan pengawasan kendaraan angkutan barang.
Dudy mengatakan, target zero ODOL 2027 membutuhkan keterlibatan seluruh pihak dalam ekosistem transportasi dan logistik. Menurutnya, tanggung jawab tidak bisa hanya dibebankan kepada pengemudi.
Perusahaan angkutan, pemilik kendaraan, pemilik barang, hingga pihak lain yang terlibat dalam proses distribusi memiliki peran untuk memastikan kendaraan yang digunakan telah memenuhi ketentuan dimensi dan kapasitas muatan.

NOW ON AIR SSFM 100

