Ed Miliband Menteri Luar Negeri (Menlu) Inggris menyoroti laporan mengenai obat-obatan yang terhambat masuk ke Gaza, hingga anak-anak yang meninggal saat menunggu perawatan medis untuk menyelamatkan nyawa mereka.
Menlu Inggris itu mengaku menerima kesaksian tentang kondisi di Gaza, setelah bertemu dengan orang-orang yang pernah berada di wilayah kantong itu, maupun mereka yang saat ini masih bekerja di lapangan.
“Cerita yang disampaikan kepada saya tentang obat-obatan yang terhambat, anak-anak meninggal saat menunggu perawatan penting yang dapat menyelamatkan nyawa,” kata Miliband, Sabtu (6/9/2026) seperti dikutip Anadolu.
Ia menggambarkan situasi yang disampaikan dalam pertemuan tersebut sebagai sesuatu yang mengerikan.
“Saya baru saja keluar dari pertemuan yang membahas Gaza dengan orang-orang yang pernah berada di sana dan mereka yang masih berada di lapangan. Terus terang, apa yang sedang terjadi sangat mengerikan,” ujarnya.
Menurut Miliband, berbagai kesaksian tersebut semakin menunjukkan perlunya pemerintah Inggris mengambil langkah yang lebih tegas, dalam merespons situasi di Gaza.
“Ketika Anda mendengar cerita tentang apa yang terjadi, Anda tahu bahwa kami sebagai pemerintah Inggris, seperti yang dikatakan Perdana Menteri, harus bertindak dan bertindak lebih tegas daripada yang telah kami lakukan,” katanya.
Pernyataan Miliband muncul di tengah meningkatnya perhatian internasional terhadap kondisi kemanusiaan di Gaza. Tekanan terhadap sejumlah pemerintah juga terus meningkat, agar mengambil langkah lebih lanjut untuk memastikan bantuan kemanusiaan dapat masuk dan warga sipil mendapatkan perlindungan. (ant/bil/iss)

NOW ON AIR SSFM 100

